
Tulangbawang Barat, Kabarlampung.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan peringatan dini dampak hujan sedang hingga lebat yang melanda Kabupaten Tulangbawang Barat, Minggu (1/2/2026) malam.
Berdasarkan hasil monitoring curah hujan hingga pukul 19.00 WIB, intensitas hujan tercatat mencapai 53,6 milimeter, angka yang dinilai cukup tinggi dan berpotensi meningkatkan debit air permukaan secara signifikan.
BMKG menetapkan status WASPADA sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya genangan air dan dampak hidrometeorologi lainnya yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Sejumlah wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, Gunung Agung, Batu Putih, Pagar Dewa, dan sekitarnya.
BMKG memperingatkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat memicu berbagai dampak, mulai dari genangan di daerah dataran rendah, peningkatan debit sungai kecil, hingga kondisi jalan licin yang berisiko kecelakaan akibat jarak pandang menurun.
“Wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal menjadi titik rawan terjadinya genangan air,” tulis BMKG dalam rilis resminya.
Masyarakat diimbau untuk menghindari area rendah saat hujan turun, memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat, serta terus memantau perkembangan debit sungai.
BMKG juga meminta warga mengikuti informasi cuaca resmi melalui kanal komunikasi yang tersedia guna mengantisipasi potensi bencana sejak dini.
Peringatan ini menjadi sinyal serius bagi pemerintah daerah dan masyarakat Tulang Bawang Barat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlangsung dalam beberapa hari ke depan.(rls)







