Cegah Wabah, Disbunnak Lampung Utara Sebar 6.250 Dosis Vaksin PMK ke Kandang Warga

oleh
oleh
Petugas Disbunnak Lampung Utara melakuan vaksinasi PMK ke Peternak Sapi Warga.

Lampung Utara, Kabarlampung.coDinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lampung Utara mengambil langkah cepat dan terukur untuk mengantisipasi ancaman penyakit hewan menular. Sebanyak 6.250 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) disiapkan dan mulai didistribusikan langsung ke kandang-kandang milik warga melalui empat Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Langkah ini dilakukan menjelang Bulan Ramadan serta Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, momen yang identik dengan meningkatnya mobilitas dan kebutuhan hewan ternak. Disbunnak menargetkan vaksinasi dapat dilakukan secara merata, guna mencegah munculnya wabah penyakit yang berpotensi merugikan peternak.

Kepala Disbunnak Lampung Utara, M Rizki, Senin (2/2/2026), mengatakan vaksinasi ini menjadi strategi utama untuk melindungi sapi dan kambing dari ancaman PMK, sekaligus penyakit lain seperti cacingan yang dapat menurunkan kesehatan dan produktivitas ternak.

“Vaksinasi kami lakukan langsung ke kandang masyarakat agar perlindungan benar-benar merata dan tepat sasaran,” kata Rizki.

Pelaksanaan vaksinasi melibatkan 23 petugas dokter hewan dan paramedis, yang diterjunkan melalui empat Puskeswan, yakni:

• Puskeswan Kotabumi Selatan, berkantor di Disbunnak Lampung Utara
• Puskeswan Sungkai Jaya, Desa Cempaka Timur
• Puskeswan Bunga Mayang, Desa Negara Tulang Bawang
• Puskeswan Abung Timur, Desa Sidomukti

Selain menyasar ternak besar, Disbunnak juga membuka layanan vaksinasi dan pengobatan gratis bagi hewan peliharaan. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan hewan secara menyeluruh sekaligus meminimalkan risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia.

Upaya pencegahan ini dinilai krusial, mengingat pada tahun 2025 Lampung Utara sempat mencatat kasus flu burung pada unggas di Kecamatan Hulu Sungkai dan Sungkai Utara. Peristiwa tersebut menjadi peringatan serius agar pengawasan dan pengendalian kesehatan hewan terus diperketat.

“Pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan wabah. Karena itu kami mengimbau peternak agar kooperatif dan segera melapor jika menemukan gejala penyakit pada ternaknya,” tegas Rizki.

Melalui vaksinasi massal ini, Disbunnak Lampung Utara berharap populasi ternak tetap sehat, produktivitas peternak terjaga, serta potensi wabah penyakit hewan dapat ditekan sejak dini. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.