Kabar duka datang dari dunia pers di Provinsi Lampung. Jurnalis senior sekaligus pendiri Lampung TV, Syamsul Bahri Nasution, meninggal dunia pada Minggu malam, setelah menjalani perawatan di RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.
Kepergian sosok yang akrab disapa Bang Syamsul ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh insan pers di Lampung. Ia dikenal sebagai mentor, guru, sekaligus tokoh yang berperan besar dalam membentuk karakter wartawan daerah.
Lahir di Penyabungan, Sumatera Utara, 2 Juni 1961, Syamsul mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk dunia jurnalistik. Namanya mulai dikenal saat ikut membangun kualitas ruang redaksi di Lampung Post menjelang tahun 2000, dengan menanamkan disiplin, profesionalisme, dan integritas dalam setiap karya jurnalistik.
Semangatnya tidak pernah berhenti. Ia terus berinovasi dengan merintis media baru hingga mendirikan Lampung TV, yang kemudian berkembang mengikuti era digital. Di tengah perubahan zaman, ia tetap konsisten menjaga idealisme pers sebagai pilar informasi masyarakat.
Bagi rekan sejawat, ia adalah sahabat seperjuangan. Bagi wartawan muda, ia merupakan guru yang membimbing dengan ketegasan sekaligus kepedulian.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia pers Lampung. Namun jejak pemikiran, dedikasi, dan semangatnya akan terus hidup dalam karya para jurnalis yang pernah ia didik.

