
Lampung Utara, Kabarlampung.co – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Kotabumi, Marthen Butar Butar, menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan ratusan warga binaan dilingkungan Rutan Kotabumi. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini juga menghadirkan penceramah Ustaz Syakir Al Hazmi yang memberikan tausiah tentang keutamaan malam Lailatul Qadar serta pentingnya menjauhi maksiat di bulan Ramadan.
Sebanyak 310 warga binaan mengikuti kegiatan yang bertujuan mempererat kebersamaan antara petugas rutan dan warga binaan tersebut. Suasana kebersamaan begitu terasa ketika seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan berbuka yang sama.
Dalam tausiahnya, Ustaz Syakir Al Hazmi mengingatkan bahwa sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah.
“Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah kesempatan emas untuk meraih Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Gunakan waktu ini untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa agar Allah membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan,” ujar Ustaz Syakir di hadapan warga binaan.
Ia juga mengingatkan agar bulan Ramadan tidak dinodai dengan perbuatan maksiat. Menurutnya, Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat iman.
“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Siapa pun yang bersungguh-sungguh memperbaiki diri di bulan ini, insyaAllah akan keluar sebagai pribadi yang lebih kuat imannya dan lebih baik akhlaknya,” tambahnya.
Sementara itu, Karutan Kotabumi Marthen Butar Butar menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun kebersamaan antara pegawai rutan dan warga binaan.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa kebersamaan dan mempererat silaturahmi di bulan Ramadan. Di sini tidak ada sekat antara pegawai dan warga binaan. Kita semua sama-sama menjalankan ibadah dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Marthen.
Ia juga menekankan bahwa Ramadan menjadi momentum refleksi diri bagi semua pihak. “Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri. Semoga melalui kegiatan seperti ini, kita semua mendapatkan keberkahan dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Karutan bersama para pegawai turut menunjukkan rasa empati dengan berbuka puasa menggunakan menu yang sama dengan warga binaan, yakni hidang pembukaan gorengan, air mineral serta nasi dengan lauk sederhana berupa tempe, telur, sayur, serta dilengkapi kurma dan es buah.
Para warga binaan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka menyimak tausiah dengan penuh perhatian dan menyambut kegiatan buka puasa bersama ini dengan rasa senang.
Usai berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah yang semakin menambah suasana khidmat dan kebersamaan di dalam Rutan Kelas IIB Kotabumi. (Adi/Ridho)









