
Banten, Kabarlampung.co – Suasana duka menyelimuti arus mudik Lebaran setelah sebuah kisah pilu viral di media sosial. Seorang pemudik mendadak terpukul saat menerima kabar sang ibu meninggal dunia, tepat ketika ia tengah menunggu keberangkatan kapal.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kukuh Priyo Taruno, yang menyebut pemudik itu mendapat telepon dari kakaknya. Dalam percakapan tersebut, ia diberitahu bahwa ibunya telah berpulang di wilayah Mesuji.
“Mendengar kabar itu, pemudik yang mengenakan kaos hitam langsung terlihat terpukul dan tak kuasa menahan kesedihan,” ungkap Kukuh kepada wartawan, Senin (16/3/2026).
Melihat kondisi tersebut, petugas di lapangan sigap memberikan bantuan dan pendampingan. Suasana haru pun tak terelakkan, ketika pemudik itu berusaha tegar di tengah duka mendalam.
Petugas kemudian memfasilitasi agar ia dapat segera melanjutkan perjalanan menuju kampung halamannya. Selain itu, kondisi fisik dan mentalnya juga dipastikan tetap memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
“Kami memberikan dukungan moril dan membantu agar yang bersangkutan bisa segera pulang. Jika mengalami kesulitan, jangan ragu meminta bantuan petugas,” tambahnya.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik hiruk-pikuk arus mudik, tersimpan cerita-cerita pilu yang menyentuh hati. (*)








