
Bakauheni, Kabarlampung.co – Pergerakan arus mudik di hari H Lebaran 2026 menunjukkan kontras tajam. Arus dari Sumatera ke Jawa melalui Bakauheni melonjak, sementara dari Jawa ke Sumatera via Merak mulai melandai.
Data Posko Bakauheni mencatat, selama 24 jam pada 21 Maret 2026, sebanyak 83 trip kapal beroperasi. Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 25.934 orang, naik 5,9 persen dibanding tahun lalu.
Lonjakan juga terlihat pada kendaraan. Sepeda motor tercatat 1.673 unit atau naik 20,4 persen, sementara mobil pribadi mencapai 3.896 unit atau meningkat 8,3 persen. Bus ikut naik menjadi 206 unit.
Namun, truk tercatat nihil beroperasi, turun drastis 100 persen dari tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang mencapai 5.775 unit, meningkat 2,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Akumulasi sejak H-10 hingga hari H, total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 428.862 orang, naik 3,4 persen. Sementara total kendaraan mencapai 87.937 unit atau meningkat 7,5 persen.
Sebaliknya, arus dari Jawa ke Sumatera melalui Merak menunjukkan penurunan. Selama periode yang sama, tercatat 79 trip kapal beroperasi dengan total penumpang 50.353 orang, turun 7,3 persen dibanding tahun lalu.
Kendaraan roda dua justru naik menjadi 5.580 unit, namun mobil pribadi turun cukup signifikan menjadi 7.699 unit. Truk juga turun menjadi 155 unit, sementara bus sedikit meningkat menjadi 172 unit.
Total kendaraan dari Jawa ke Sumatera tercatat 13.606 unit atau turun 5,7 persen. Meski terjadi penurunan di hari H, secara kumulatif sejak H-10 hingga H, jumlah penumpang masih menunjukkan kenaikan tipis menjadi 898.864 orang. Total kendaraan pun meningkat menjadi 239.608 unit.
Perbedaan tren ini mengindikasikan puncak arus balik dari Jawa mulai terjadi lebih awal, sementara pergerakan dari Sumatera ke Jawa masih terus menguat di hari Lebaran. (*)