
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Warga Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan dibuat geger sekaligus pilu setelah menemukan sesosok jenazah perempuan tanpa identitas yang dibungkus kardus dan ditinggalkan di depan rumah kosong dekat pasar Dusun Kampung Sawah, Jumat subuh, (22/5/2026).
Jasad perempuan itu pertama kali ditemukan seorang warga bersama bibinya yang hendak pergi ke pasar sekitar pukul 04.30 WIB. Awalnya mereka curiga melihat sebuah kardus mencurigakan di depan rumah kosong.
Karena penasaran, kardus tersebut kemudian diperiksa menggunakan kayu. Warga langsung shock saat mengetahui isi kardus ternyata jasad manusia yang sudah meninggal dunia.
Kapolsek Katibung, IPTU Dita Hidayatullah, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebut kondisi korban sangat memprihatinkan.
“Korban ditemukan dalam kondisi tubuh kurus dan sudah mengalami pembusukan di bagian pinggang belakang,” ujar IPTU Dita.
Polisi juga mengalami kesulitan mengidentifikasi korban karena sidik jari korban tidak dapat dikenali.
Namun, fakta paling memilukan terungkap setelah warga menemukan sepucuk surat wasiat di dekat jasad korban. Surat yang diduga ditulis orang tua korban itu berisi permohonan maaf karena terpaksa meninggalkan jasad anak mereka akibat himpitan ekonomi.
Dalam surat tersebut dijelaskan, korban meninggal dunia karena penyakit diabetes. Orang tua korban mengaku sudah tiga hari terlunta-lunta di Lampung tanpa tempat tinggal dan tidak memiliki biaya untuk mengurus pemakaman anaknya.
Mereka pun memohon belas kasihan kepada warga yang menemukan jasad tersebut agar bersedia memandikan, menyalatkan dan memakamkan anak mereka secara layak.
“Maaf kami tidak mampu. Tolong makamkan anak kami,” isi surat yang membuat warga menangis haru.
Sekretaris Desa Rangai Tritunggal, Kastomi, menduga korban bukan warga Katibung, melainkan berasal dari luar daerah.
“Diduga mereka datang dari daerah jauh dan dalam kondisi kesulitan ekonomi,” katanya.
Tersentuh dengan kondisi tersebut, warga bersama perangkat desa langsung bergerak membantu proses pemakaman korban. Setelah menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit, jenazah dimandikan, disalatkan dan dimakamkan secara layak di Tempat Pemakaman Umum Desa Rangai Tritunggal. (Gelly/Aceng)







