
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Operasi pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau memasuki tahap pencarian laut. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung mengerahkan dua armada utama untuk menyisir kawasan perairan Selat Sunda.
Dua armada yang diterjunkan yakni KN SAR Basudewa dan RIB 02. Keduanya bergerak menyisir area yang telah ditentukan dalam operasi pencarian pada Jumat (11/9/2026).
Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, mengatakan KN SAR Basudewa diberangkatkan dari Dermaga Labuhan menuju area pencarian sesuai arahan Search Mission Coordinator (SMC).
“Hari ini, Jumat, kami dari Kantor Basarnas Lampung menggerakkan satu KN SAR yaitu KN SAR Basudewa yang bergerak dari Dermaga Labuhan di perairan Pulau Semangka menuju search area sesuai ketentuan SMC,” kata Deden.
Selain KN SAR Basudewa, Basarnas Lampung mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 dari Muara Pilu, Bakauheni. Armada cepat tersebut difokuskan menyisir sejumlah perairan di sekitar gugusan Krakatau.
“Kami juga menggerakkan RIB 02 dari Muara Pilu Bakauheni untuk menyisir perairan Pulau Setung, Rakata, hingga Anak Rakata,” ujarnya.
Pengerahan dua armada ini dilakukan untuk memperluas cakupan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Dalam operasi tersebut, Basarnas juga menekankan pentingnya keselamatan seluruh personel. Kondisi perairan serta aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi faktor yang terus dipantau selama proses pencarian berlangsung.
Deden berharap operasi pencarian segera menemukan titik terang dan seluruh jurnalis yang dilaporkan hilang kontak dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
Tim SAR gabungan juga diminta tetap waspada terhadap perubahan situasi di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau selama pencarian berlangsung. (Roy/Puji)








