Belesan Pelajar SD dan SMP di Lampung Utara Keracunan Usai Santap MBG

oleh
oleh

Lampung Utara, Kabarlampung.co – Belasan pelajar dari SD Negeri Negara Agung, dan SMP Negeri 1 Sungkai Jaya, Lampung Utara terpaksa dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Cempaka, karena diduga keracunan usai santap Program Makan Bergizi Gratis, MPG, Jumat 29 Agustus 2025.

Belasan pelajar dari SD Negeri Negara Agung, Sungkai Jaya, Lampung Utara,  awalnya mengalami gejala sakit perut, muntah dan pusing, usai setengah jam menyatap makan bergizi gratis dari Badan Gizi Nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dengan ID SPPG LHRCUDJ yang dikelolah Yayasan Darus Said Sukarame 2, Sungkai Jaya.

Dari data sementara setidaknya ada 16 anak yang mengalami dugaan keracunan dari makan bergizi, 15 orang dari SD, tiga orang terpaksa dirawat. Dan satu siswi dari SMP Negeri 01 Sungkai Jaya alami gejala yang sama, dirawat juga.

Devi Usi Putri, Siswi kelas 6 SD Negeri Negara Agung, Sungkai Jaya yang dirawat Puskesmas Rawat Inap Cempaka mengaku, usai memakan buah melon, mie, bergedel, sayur sawi dan Ayam goreng yang disiapkan dari, Badan Gizi Nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, dirinya mengalami muntah, mual, dan pusing. Ia mengaku makan tersebut, tidak ada nasi ataupun susu.

Kepala Puskesmas Rawat Inap Cempaka, Ria Abkonita, mengatakan rata – rata para siswa – siswi itu mengalami kejalah muntah, pusing dan sakit perut. Ia menduga penyebabnya dari makanan yang sudah disiapkan sekitar pukul 09.00 wib.

Kepala Puskemas, belum dapat menyimpulkan dugaan keracunan itu dari makanan yang disantap. Namun sempel muntah anak – anak dan makanan bekas, sudah diamankan dan diserahkan ke Dinas Kesehatan Lampung Utara untuk diperiksa ke laboratorium.

Sementara itu, Pihak Camat Sungkai Jaya Desputra Adami, Danramil Sungkai Selatan Lettu Inf Rihantoyo  dan Kapolsek Sungkai Jaya IPDA Suharsono,  melakukan kroscek dapur Badan Gizi Nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dengan ID SPPG LHRCUDJ yang dikelolah Yayasan Darus Said Sukarame 2, Sungkai Jaya.

Sedangkan pihak  penanggung jawab dapur, Hana Lia SPPG enggan memberikan komentar soal pristiwa yang terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.