Empat Rumah Dibobol Semalam, Kriminalitas di Katibung Kian Tak Terkendali, Polisi Masih Bungkam

oleh
oleh
Informasi yang dihimpun Kadus menyebutkan, rumah milik Yudi Aristian, Medi, Ismat, dan Usman menjadi sasaran. Pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel jendela bagian depan dan keluar melalui pintu belakang setelah menguras barang-barang berharga bernilai puluhan juta rupiah.

Lampung Selatan, Kabarlampung.co– Aksi pencurian spesialis pembobol rumah kembali menghantui warga Kabupaten Lampung Selatan. Dalam satu malam, empat rumah warga di Dusun Kubuk Jambu, Desa Babatan, Kecamatan Katibung, disatroni kawanan pencuri tanpa hambatan berarti. Ironisnya, peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya kasus kriminalitas yang belakangan kian meresahkan masyarakat.

Rentetan pencurian tersebut menambah catatan buruk keamanan wilayah Katibung yang dalam kurun kurang dari satu bulan terakhir berulang kali diguncang kasus serupa. Para pelaku beraksi dengan leluasa saat para korban tertidur pulas, seolah tidak khawatir dengan keberadaan patroli keamanan maupun aparat penegak hukum.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, rumah milik Yudi Aristian, Medi, Ismat, dan Usman menjadi sasaran. Pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel jendela bagian depan dan keluar melalui pintu belakang setelah menguras barang-barang berharga bernilai puluhan juta rupiah. Modus yang terbilang klasik ini kembali memunculkan pertanyaan serius soal efektivitas pengamanan lingkungan.

Salah satu korban, Yudi Aristian, mengaku sempat terjaga hingga dini hari sebelum akhirnya tertidur. Namun, tak ada tanda-tanda mencurigakan yang terpantau di sekitar lingkungan, memperkuat dugaan bahwa aksi tersebut dilakukan tanpa gangguan sama sekali.

Pencurian baru diketahui sekitar pukul 06.00 WIB, ketika keluarga korban bangun dan mendapati rumah dalam kondisi terbuka. Situasi ini semakin menegaskan betapa rentannya permukiman warga saat malam hari.

Korban lainnya, Usman, bahkan kehilangan satu unit sepeda motor Honda Revo yang diparkir di luar rumah meski dalam kondisi digembok. Tak hanya itu, sejumlah telepon genggam, uang tunai, kartu ATM, hingga STNK kendaraan turut raib. Di rumah korban lain, pelaku juga membawa kabur satu unit Honda Beat.

Hingga berita ini diturunkan, para pelaku masih bebas berkeliaran dan belum ada informasi penangkapan dari pihak kepolisian. Kondisi ini memicu keresahan dan kekecewaan warga yang merasa keamanan lingkungan mereka seolah diabaikan.

Warga Desa Babatan mendesak peningkatan patroli malam dan langkah tegas aparat kepolisian, bukan sekadar imbauan. Mereka menilai maraknya pencurian yang terus berulang menjadi indikasi lemahnya pengawasan dan pencegahan kejahatan di wilayah hukum Polsek Katibung.

Sementara itu, Polsek Katibung hingga kini belum memberikan keterangan resmi, meski kasus pencurian terjadi secara beruntun. Sikap diam aparat ini justru memicu tanda tanya besar di tengah meningkatnya kecemasan masyarakat. (RY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.