
Pringsewu, Kabarlampung.co – Suasana cemas menyelimuti Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Seorang warga lanjut usia bernama Kaliman (83) dilaporkan hilang secara misterius di area kebun sejak beberapa hari terakhir.
Hingga Rabu (21/1/2026), keberadaan korban belum diketahui, memicu operasi pencarian besar-besaran oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Lampung.
Korban terakhir kali terlihat pada Senin (19/1/2026) pagi, saat diantar pihak keluarga menuju kebun. Namun hingga siang hari, Kaliman tak kunjung pulang.
Keluarga yang diliputi kekhawatiran berusaha melakukan pencarian mandiri, menyisir kebun yang biasa digarap korban, namun hasilnya nihil. Jejak sang kakek seolah lenyap ditelan hamparan kebun dan alam sekitar.
Mendapat laporan resmi dari Kepala Pekon Gadingrejo Timur, Basarnas Lampung langsung bergerak cepat. Tim Rescue diterjunkan ke lokasi dan segera melakukan asesmen lapangan.
Area pencarian dibagi ke dalam beberapa sektor, dengan fokus utama pada kawasan kebun, semak belukar, serta aliran sungai di sekitar lokasi yang diduga menjadi jalur perlintasan korban.
“Kami telah melakukan pencarian secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur dan peralatan pendukung,” kata
Santossa, Komandan Tim Rescue Kantor SAR Lampung, mewakili Kepala Kantor SAR Lampung. Ia menjelaskan, selain penyisiran darat, tim SAR juga mengerahkan drone untuk pemantauan udara, guna memperluas jangkauan pencarian di medan yang sulit.
Namun hingga hari kedua operasi SAR, hasil masih belum berpihak. Korban belum ditemukan, sementara waktu terus berjalan dan kekhawatiran keluarga semakin mendalam. Setiap sudut kebun dan tepian sungai disisir, berharap ada tanda-tanda yang dapat mengungkap keberadaan Kaliman.
Operasi pencarian melibatkan SAR gabungan, terdiri dari Basarnas Lampung, TNI-Polri, BPBD, PMI, Satpol PP, Damkar, aparatur pekon, serta warga setempat yang turut bahu-membahu di tengah keterbatasan medan dan cuaca.
Kantor SAR Lampung memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai rencana operasi lanjutan, dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel. Di tengah upaya tanpa lelah itu, harapan keluarga dan warga masih menggantung – menanti kabar tentang sang kakek yang hingga kini belum kembali.(*)









