
Bandarlampung, Kabarlampung.co – Aksi pencurian sepeda motor di Kota Bandarlampung kian meresahkan dan menunjukkan tingkat kenekatan yang mengkhawatirkan. Kali ini, pelaku dengan leluasa membawa kabur sepeda motor milik warga hanya dalam hitungan menit, saat korban lengah usai pulang berbelanja dari pasar, Senin (19/01/2025)
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Subur, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, pada Senin pagi. Korban hanya meninggalkan sepeda motornya sebentar untuk membawa barang belanjaan ke dapur dan masuk ke kamar mandi. Namun saat kembali keluar rumah, motor sudah raib dari teras.
Ironisnya, aksi pencurian itu terekam jelas kamera CCTV milik warga sekitar. Dalam rekaman, terlihat seorang pria berpakaian rapi berjalan kaki menyusuri kawasan permukiman.
Pelaku sempat mondar-mandir sambil mengamati situasi sekitar, sebelum akhirnya memutar arah setelah melihat sepeda motor terparkir tanpa pengawasan.
Tak butuh waktu lama, pelaku masuk ke area rumah korban untuk memastikan kondisi aman. Setelah yakin tidak ada penghuni yang memperhatikan, pelaku langsung menggondol sepeda motor dan kabur begitu saja, seolah tanpa rasa takut akan tertangkap.
Korban, Heriyanto Tarigan, mengaku tidak menyangka motornya bisa hilang secepat itu.
“Saya baru pulang dari pasar, motor diparkir di teras. Baru masuk sebentar ke dapur dan kamar mandi, pas keluar motor sudah tidak ada,” ujar Heriyanto dengan nada kecewa.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Bandarlampung dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Namun, kejadian ini kembali memicu kritik masyarakat terhadap maraknya pencurian kendaraan bermotor yang terus berulang tanpa efek jera yang jelas bagi pelaku.
Warga menilai aksi pencurian kini dilakukan semakin berani, terbuka, dan memanfaatkan kelengahan sesaat, bahkan di siang hari dan di lingkungan permukiman. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait pengawasan keamanan lingkungan dan efektivitas pencegahan kejahatan di tingkat wilayah.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menambah pengamanan ganda pada kendaraan, serta tidak meninggalkan sepeda motor dalam kondisi tidak terkunci, meskipun hanya sebentar.
Namun di sisi lain, warga juga berharap aparat penegak hukum bertindak lebih tegas dan cepat, agar rasa aman tidak terus terkikis oleh kejahatan jalanan yang kian merajalela.(*)









