
Lampung Utara, Kabarlampung.co — Peta politik Partai Golkar di Lampung Utara resmi terkonsolidasi. Arnando Ferdiansyah ditetapkan sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Utara periode 2026–2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Gedung Pusiban Agung, Kotabumi, Sabtu (24/1/2026).
Kemenangan tanpa perlawanan ini bukan sekadar hasil prosedural, melainkan penanda kuat terkuncinya dukungan politik internal Golkar Lampung Utara. Arnando melaju sebagai calon tunggal usai mengantongi restu penuh pimpinan kecamatan se-Lampung Utara, organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar, serta organisasi sayap strategis seperti KKPG dan AMPG.
Soliditas tersebut menutup ruang friksi sekaligus menegaskan arah politik partai ke depan. Musda XI yang mengusung tema “Golkar Solid, Indonesia Maju, Suara Rakyat Suara Golkar” menjadi ajang konsolidasi menjelang kontestasi politik berikutnya.
Hadir langsung Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Hanan A. Rozak, Ketua Harian Riza Mirhadi, Bendahara Tony Eka Chandra, hingga Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menegaskan bobot politik forum tersebut.
Pelaksana Tugas Ketua DPD II Golkar Lampung Utara, Aprozi Alam, secara terbuka menyebut kepengurusan baru diharapkan mampu mengonversi soliditas internal menjadi kemenangan elektoral.
Targetnya tidak lagi sekadar menambah kursi, melainkan merebut posisi strategis, termasuk kursi pimpinan DPRD Lampung Utara pada pemilu mendatang.
Dukungan politik Golkar Provinsi juga mengarah pada penguatan citra partai.
Melalui Gerakan Lampung Menanam Pohon (Gerlam) yang mengawali Musda, Golkar berupaya menampilkan wajah partai yang responsif terhadap isu lingkungan dan krisis iklim, di tengah meningkatnya ancaman banjir di Lampung. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperluas daya tarik elektoral Golkar di luar basis tradisionalnya.
Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menegaskan pentingnya relasi strategis antara partai politik dan pemerintah daerah. Menurutnya, kepemimpinan partai yang solid akan berdampak langsung pada stabilitas dan arah pembangunan daerah.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Arnando Ferdiansyah langsung membentuk tim formatur dan menyusun struktur inti kepengurusan DPD II Golkar Lampung Utara periode 2026–2031.
Arnando didampingi Sopian sebagai Sekretaris dan M. Rizani Samad sebagai Bendahara. Kepengurusan tersebut dikukuhkan langsung oleh Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak—menandai dimulainya fase baru konsolidasi Golkar Lampung Utara menuju pertarungan politik lima tahun ke depan.(Ridho)







