
Lampung Utara, Kabarlampung.co – Nasib baik masih berpihak kepada seorang pedagang warung di Lampung Utara. Sepeda motor Honda Beat Street miliknya yang sempat digondol pencuri saat terparkir di depan SPBU Kelapa Tujuh, Senin (23/2/2026) pagi, berhasil ditemukan hanya dalam waktu sekitar empat jam di sebuah kebun jagung.
Motor berwarna hitam metalik dengan nomor polisi BE 4613 KY itu ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB di perkebunan jagung Dusun Sumber Agung, Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar. Diduga kuat pelaku meninggalkan kendaraan curian tersebut karena panik setelah dikejar warga bersama aparat kepolisian.
Warga yang menemukan motor langsung melapor ke Polsek Abung Selatan. Tak lama kemudian, kendaraan itu diserahkan kembali kepada pemiliknya, Ansori, suami dari Lisdiyanti, pedagang warung di depan SPBU Kelapa Tujuh.
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Abung Selatan, Aipda Aang, mengatakan pihaknya sempat melakukan pengejaran setelah mendapat informasi pencurian saat sedang bertugas di wilayah desa yang sedang bergotong royong. Namun, pelaku berhasil menghilang jejak di area perkebunan.
Ia kemudian menginformasikan kepada aparat desa dan masyarakat untuk segera melapor jika melihat motor dengan ciri-ciri tersebut melintas. Informasi warga akhirnya membuahkan hasil hingga motor ditemukan.
Peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Pelaku diduga menggunakan kunci letter T untuk membobol kendaraan saat korban sedang beraktivitas dan memarkirkan motornya di seberang jalan. Korban baru menyadari motornya dibawa orang tak dikenal beberapa saat kemudian.
Teriakan “maling” dari warga memicu pengejaran hingga ke arah Desa Tanjung Iman. Salah seorang karyawan korban, Okta Maharani, juga ikut melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil melarikan diri dengan meninggalkan motor di kebun.
Kejadian ini sempat membuat warga resah. Mereka berharap kepolisian meningkatkan patroli di kawasan SPBU Kelapa Tujuh yang dinilai rawan pencurian kendaraan bermotor.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan guna mencegah aksi serupa terulang. (Adi/Ridho)









