
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Memasuki 100 hari masa kerja sejak dilantiknya jajaran direksi pada Desember 2025, BUMD Lampung Selatan Maju (Perseroda) mulai menunjukkan langkah progresif dalam mentransformasi perusahaan daerah menjadi entitas bisnis yang lebih profesional dan produktif. Periode awal ini dijadikan fondasi penting untuk membangun tata kelola perusahaan yang kuat sekaligus memperluas peluang usaha di berbagai sektor ekonomi daerah.
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Baiquni Sanjaya, manajemen fokus melakukan percepatan transformasi bisnis dengan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Berbagai langkah strategis telah dijalankan, mulai dari penyusunan roadmap perusahaan, standardisasi operasional melalui SOP, hingga penguatan sistem pengendalian internal guna memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan perusahaan.
Penataan kelembagaan tersebut dinilai krusial agar BUMD mampu menjalankan perannya sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam tiga bulan pertama, sejumlah unit usaha mulai menunjukkan aktivitas yang berkembang. Beberapa di antaranya pengelolaan parkir di Mal Pelayanan Publik (MPP), layanan tenaga outsourcing untuk instansi, serta pengelolaan akomodasi melalui GWH Homestay.
Tidak hanya itu, inovasi digital juga mulai diperkenalkan melalui platform e-commerce “Si-Muli”. Perusahaan daerah ini juga merambah sektor pangan dengan distribusi beras merek “Pulon”, serta penyediaan benih pertanian sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas petani lokal.
Selain memperkuat unit usaha yang telah berjalan, BUMD Lampung Selatan Maju juga tengah menjajaki sejumlah kerja sama strategis dengan mitra nasional di bidang energi, logistik, dan teknologi informasi. Salah satu rencana besar yang sedang disiapkan adalah pengelolaan layanan transportasi penumpang di kawasan strategis Pelabuhan Bakauheni.
Dengan penguatan kemitraan bersama pelaku UMKM serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, BUMD Lampung Selatan Maju optimistis dapat tumbuh menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat peran Lampung Selatan sebagai Beranda Sumatera.