H-2 Lebaran, Bakauheni Diserbu Ribuan Pemudik

oleh
oleh
Gelombang manusia tak terbendung menyapu Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, saat puncak arus mudik H-2 Lebaran, Rabu (18/3/2026).

Bakauheni, Kabarlampung.co Gelombang manusia tak terbendung menyapu Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, saat puncak arus mudik H-2 Lebaran, Rabu (18/3/2026). Ribuan pemudik pejalan kaki tumpah ruah, memadati setiap sudut pelabuhan demi satu tujuan: pulang ke kampung halaman.

Antrean panjang tak terelakkan. Para pemudik harus bertahan lebih dari satu jam, berdesak-desakan demi mendapatkan tempat di kapal yang akan membawa mereka menyeberang ke Pulau Jawa.

Lonjakan arus manusia ini diprediksi terus menggila hingga malam hari. Banyak pekerja dari Sumatera yang baru mengantongi izin cuti hari ini, membuat arus keberangkatan memuncak dalam waktu bersamaan.

Data dari PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, sebanyak 52.707 pemudik pejalan kaki telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak awal arus mudik.

Angka ini melonjak 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebuah sinyal kuat bahwa tekanan mudik tahun ini jauh lebih berat.

Kepadatan tak hanya terjadi di dalam pelabuhan. Jalur menuju Bakauheni ikut lumpuh. Seorang pemudik, Ismatuloh, menggambarkan situasi yang ia alami.

“Antrean bukan cuma di pelabuhan. Dari Bandar Lampung sampai Gerbang Tol Kotabaru, macetnya panjang sekali,” ujarnya.

Meski lelah, panas, dan sesak menjadi teman perjalanan, semangat para pemudik tak surut. Kerinduan pada keluarga dan momen Lebaran menjadi bahan bakar yang membuat mereka tetap bertahan di tengah tekanan arus manusia yang kian memuncak.

Di sisi lain, otoritas pelabuhan terus memacu operasional kapal, berpacu dengan waktu untuk mengurai penumpukan yang kian mengkhawatirkan, baik di ruang tunggu reguler maupun eksekutif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.