
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Anggota DPRD Lampung Selatan, Derri Kusuma, mengingatkan bahwa tradisi mudik Lebaran bukan hanya sekadar perjalanan pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga. Di balik tingginya mobilitas masyarakat, terdapat potensi besar yang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
Politisi muda Partai Golkar itu menilai arus mudik setiap tahun selalu membawa dampak ekonomi yang signifikan melalui perpindahan uang dari kota ke desa. Fenomena tersebut, menurutnya, menjadi peluang emas untuk memperkuat ekonomi lokal apabila dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Setiap mudik Lebaran, terjadi pergeseran uang dari kota ke kampung halaman. Ini bukan hal kecil karena berdampak langsung pada meningkatnya perputaran ekonomi di daerah,” ujar Derri Kusuma, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas belanja masyarakat selama Lebaran dapat memberikan efek berantai bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang pasar, warung kelontong, usaha kuliner, hingga pelaku UMKM yang menggantungkan penghasilan dari tingginya konsumsi masyarakat saat musim mudik.
Karena itu, Derri mengajak masyarakat untuk memprioritaskan berbelanja produk dan jasa lokal agar uang yang beredar di kampung halaman dapat terus berputar dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah.
Namun di sisi lain, Derri juga mengingatkan adanya ancaman kebocoran ekonomi yang berpotensi menggerus manfaat dari perputaran uang tersebut. Salah satunya adalah maraknya praktik judi online yang dinilai dapat mengalirkan uang masyarakat keluar daerah bahkan ke luar negeri.
“Jangan sampai uang yang sudah masuk ke desa malah keluar lagi. Apalagi untuk hal yang merugikan seperti judi online. Selain merusak individu, ini juga mematikan perputaran ekonomi daerah,” tegasnya.
Menurut Derri, menjaga agar uang tetap berputar di daerah merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya transaksi di tingkat lokal, maka peluang usaha, pendapatan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah juga akan semakin berkembang.
Ia berharap momentum mudik Lebaran dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di Lampung Selatan. (Gelly)








