
Lampung Utara, Kabarlampung.co – Ratusan rumah warga di tiga kecamatan di Kabupaten Lampung Utara terendam banjir sejak dini hari, Senin (6/04/2026). Ketinggian air mencapai sekitar setengah meter, membuat aktivitas masyarakat lumpuh dan memaksa sebagian warga bertahan di rumah, sementara lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung Utara sejak Senin sore (6/4/2026) hingga malam hari. Tiga kecamatan terdampak yakni Kotabumi, Kotabumi Selatan, dan Abung Selatan.
Di Kecamatan Kotabumi, genangan merendam 33 rumah di Kelurahan Sribasuki dan 64 rumah di Kelurahan Cempedak. Sementara di Kotabumi Selatan, banjir menggenangi empat rumah di Kelurahan Tanjung Harapan dan tiga rumah di Kelurahan Kota Alam. Sedangkan di Kecamatan Abung Selatan, tujuh rumah di Propau Desa Bandar Kagungan Raya dan empat rumah di Desa Kalibening turut terdampak. Total sekitar 112 rumah terendam hingga Selasa pagi.
Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan milik warga. Air yang datang tiba-tiba pada tengah malam membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang berharga.
Salah satu warga terdampak, Ansori, mengaku sepeda motor dan mobil miliknya rusak setelah terendam air setinggi 50 sentimeter. Ia menyebut banjir datang dengan cepat sekitar pukul 00.00 WIB, tanpa tanda-tanda sebelumnya. Warga pun berharap adanya normalisasi sungai untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Lampung Utara, Dicky Fahlevi Sauudi, Rabu 8 April 2026, menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas telah mengevakuasi warga lanjut usia ke rumah warga lain yang tidak terdampak banjir. Hingga saat ini, BPBD mencatat sekitar 70 rumah terdampak di tiga kecamatan tersebut, sementara pendataan masih terus dilakukan. (Adi)








