
Bandarlampung, Kabarlampung.co – Nasib apes dialami seorang pria yang diduga membawa sepeda fixie hasil curian di Bandarlampung. Bukannya mulus kabur, ia justru dikejar tiga pesepeda hingga hampir dua kilometer sebelum akhirnya tersungkur dan diamankan warga, Kamis malam, (22/5/2026).
Peristiwa bermula saat komunitas gowes Uka-Uka yang terdiri dari Indra, Bowo, dan Engkun melintas dari arah Fajar Baru menuju Jalan Kimaja. Mereka sempat berhenti di sebuah warung dekat rel kereta api karena salah satu rekannya hendak membeli rokok.
Namun suasana santai itu mendadak berubah tegang ketika Bowo melihat sebuah sepeda fixie yang mirip dengan unggahan motor hilang di media sosial.
“Bowo langsung bilang, ‘Itu sepedanya.’ Kami langsung curiga dan muter balik nyamperin dia,” kata Indra, Jumat, (22/5/2026).
Ketiganya lalu berpura-pura santai sambil mengajak pria tersebut mengobrol. Pelaku yang mengaku bernama Arik itu menyebut sepeda yang dibawanya milik seorang teman. Namun keterangannya berubah-ubah hingga membuat mereka makin yakin ada yang tidak beres.
Kecurigaan semakin kuat ketika pria itu tiba-tiba membahas narkoba di tengah percakapan.
“Dia tiba-tiba nanya, ‘Bang, lu make narkoba ya?’ Dari situ kami makin yakin omongannya ngawur,” ujar Indra.
Merasa gelagatnya mulai dicurigai, pria tersebut mendadak panik saat tiba di kawasan Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kedaton. Ia langsung mengayuh sepeda kencang untuk kabur.
Aksi kejar-kejaran bak adegan film pun pecah di jalanan malam Bandar Lampung. Tiga anggota komunitas gowes itu terus membuntuti pelaku menggunakan sepeda mereka.
Pelaku sempat lolos beberapa ratus meter setelah berhasil melepaskan diri. Namun nahas, pelariannya berakhir setelah ia terjatuh dan ditangkap warga.
“Dia sempat lari lagi setelah kami pegang. Akhirnya ketangkep sama Bowo, jaketnya ditarik,” katanya.
Warga yang geram sempat meluapkan emosi hingga pelaku menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya dilerai.
Saat diperiksa di lokasi, ditemukan obeng dan sejumlah alat lain di dalam jaket pelaku yang diduga digunakan untuk membobol kunci kendaraan. Identitas pria itu juga diduga palsu.
“Kami juga waspada takut dia bawa senjata tajam. Makanya terus ditempel dari awal,” ujar Indra.
Tak lama kemudian, polisi datang usai menerima laporan warga. Pelaku beserta barang bukti berupa sepeda fixie, helm, telepon seluler, jaket, dan sejumlah alat langsung diamankan ke Polsek Labuhan Ratu untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Puji)









