
Bandarlampung, Kabarlampung.co – Kondisi VK (13), pelajar SMP di Bandar Lampung yang menjadi korban penusukan oleh rekan satu sekolahnya, kini mulai menunjukkan perkembangan positif setelah sempat kritis akibat luka tusuk serius yang dideritanya.
Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung usai menjalani operasi darurat akibat tiga luka tusuk di bagian dada dan pinggang kanan.
Manajer IGD RSUDAM Bandarlampung, Maya Oktavia, menjelaskan korban tiba di rumah sakit pada Senin (25/5/2026) siang dalam kondisi lemah karena kehilangan banyak darah. Tim medis langsung melakukan tindakan cepat untuk menyelamatkan nyawa korban.
“Korban datang dalam kondisi pendarahan cukup berat. Setelah penanganan awal di IGD, langsung dilakukan operasi bedah. Saat ini kondisinya mulai membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi,” ujar Maya, Selasa.
Sementara itu, Polresta Bandarlampung bergerak cepat mengusut kasus berdarah yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi serta terduga pelaku untuk mengungkap motif penusukan.
Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay mengungkapkan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan aksi penusukan dipicu persoalan saling ejek dan dugaan perundungan antar pelajar.
Polisi pun menetapkan KAS (13), rekan satu sekolah korban, sebagai Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Namun karena masih berstatus anak di bawah umur, pelaku tidak ditahan dan dikembalikan kepada pihak keluarga.
“Penanganan perkara anak mengedepankan diversi atau penyelesaian di luar proses peradilan pidana formal,” kata Kombes Alfret.
Dalam proses penyidikan, Satreskrim Polresta Bandarlampung turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku, pakaian korban yang berlumuran darah, serta hasil visum dari pihak rumah sakit.
Hingga kini, kepolisian masih berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Bandarlampung dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak guna menyelesaikan perkara melalui mekanisme restorative justice. (Puji)









