
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Ratusan warga memadati rumah Kepala Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, setelah dua terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) diamankan masyarakat, Selasa (2/6/2026) dini hari.
Situasi yang semakin memanas memaksa Polres Lampung Selatan meminta bantuan Satbrimob Polda Lampung untuk melakukan evakuasi.
Kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110. Langkah pengamanan dilakukan guna mencegah aksi main hakim sendiri dan menjaga situasi tetap kondusif di tengah membludaknya massa yang berdatangan ke lokasi.
Kasus ini berawal dari aksi pencurian di rumah seorang warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung. Saat pulang bersama keluarganya, korban mendapati rumah dalam keadaan terbuka dan sejumlah barang berharga raib, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Vega R, dua telepon seluler merek Oppo, serta uang tunai. Kerugian ditaksir mencapai Rp8 juta.
Titik terang pengungkapan kasus muncul setelah keluarga korban menemukan sepeda motor yang hilang berada di sebuah bengkel di wilayah Metro Kibang, Lampung Timur. Temuan tersebut menjadi petunjuk penting bagi penyidik hingga mengarah kepada dua orang yang kini berstatus terduga pelaku.
Informasi mengenai keberadaan kedua terduga pelaku kemudian memicu pertemuan antara keluarga korban, perangkat desa, dan sejumlah pihak di Desa Sukadamai. Namun, suasana musyawarah berubah tegang ketika massa terus berdatangan hingga jumlahnya semakin besar dan sulit dikendalikan.
Melihat eskalasi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan, Polres Lampung Selatan mengerahkan personel tambahan, termasuk Dalmas dan rayonisasi. Karena jumlah massa terus bertambah, bantuan satu kompi personel Satbrimob Polda Lampung beserta kendaraan taktis Baracuda akhirnya diterjunkan untuk mengamankan proses evakuasi.
Dalam operasi tersebut, dua terduga pelaku berinisial AF (19), warga Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, dan AN (29), warga Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur, berhasil dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke Mapolres Lampung Selatan.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menegaskan kedua terduga pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani proses penyidikan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri serta menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Saat ini penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut. (Gelly)









