
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Tanggul penahan air di kawasan PLTU Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, jebol pada Minggu (7/6/2026), memicu banjir yang merendam puluhan rumah warga di komplek perumahan sekitar. Ketinggian air dilaporkan mencapai dada orang dewasa, membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Derasnya aliran air yang keluar dari tanggul yang jebol membuat genangan dengan cepat memasuki kawasan permukiman. Dalam hitungan menit, rumah-rumah warga terendam, sementara sejumlah perabotan dan barang berharga terancam rusak akibat terjangan air.
Warga yang terkejut langsung berupaya menyelamatkan barang-barang penting serta mengevakuasi anggota keluarga ke lokasi yang lebih aman. Sejumlah warga lanjut usia dan anak-anak menjadi prioritas dalam proses penyelamatan.
Mendapat laporan kejadian tersebut, aparat pemerintah desa bersama personel TNI, Polri, BPBD, dan relawan bergerak cepat menuju lokasi untuk membantu evakuasi warga terdampak. Petugas juga melakukan pendataan rumah yang terendam serta memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Desa Rangai Tri Tunggal mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna menangani dampak banjir sekaligus mencari solusi permanen terhadap tanggul yang jebol agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Hingga saat ini fokus utama kami adalah keselamatan warga, proses evakuasi, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan sejumlah ruas jalan di kawasan komplek perumahan tidak dapat dilalui kendaraan akibat tingginya genangan air. Warga berharap perbaikan tanggul dapat segera dilakukan sehingga banjir surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Hingga Minggu malam, petugas masih bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan kondisi banjir dan mengantisipasi kemungkinan bertambahnya debit air di kawasan terdampak. (Gelly)









