
Lampung Tengah, Kabarlampung.co – Upaya Tim SAR Gabungan mencari Wawan Wibowo (40), warga Kampung Rejosari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, akhirnya membuahkan hasil. Korban yang dilaporkan hilang usai menjala ikan di Sungai Rejosari ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (25/6/2026) sore.
Peristiwa bermula saat korban pergi menjala ikan pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Namun hingga sore hari, Wawan tak kunjung pulang ke rumah. Keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar sungai.
Dalam pencarian tersebut, keluarga menemukan sejumlah barang milik korban di tepi sungai. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa korban mengalami musibah saat beraktivitas di aliran Sungai Rejosari.
Laporan kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kurang dari 30 menit kemudian, satu tim rescue diberangkatkan menuju lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen dan menyusun strategi pencarian. Penyisiran dilakukan melalui jalur darat di sepanjang bantaran sungai serta menggunakan perahu karet menyusuri aliran Sungai Rejosari yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Wadantim Rescuer Kantor SAR Lampung, Akhmad Hikmah Iman, mengatakan korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.40 WIB.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 20 meter dari titik yang diduga menjadi lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Iman.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 18.30 WIB. Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Lampung, Babinsa, Polsek Seputih Mataram, Mitra NU-Care Lazisnu MWC NU Seputih Mataram, serta masyarakat setempat.
Basarnas Lampung mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat sehingga proses pencarian dapat berjalan lancar dan korban berhasil ditemukan. (Popo)








