Viral CCTV Ungkap Ponsel Tertinggal, Pemilik dan Terduga Berdamai

oleh
oleh
Tangkapan layar video emak-emak diduga mengambil handphone yang tertinggal dimeja Kasir.

Metro, Kabarlampung.co  Rekaman CCTV berdurasi sekitar tiga menit dari sebuah rumah makan di Kota Metro yang memperlihatkan dugaan seorang perempuan membawa pulang telepon genggam milik pelanggan sempat viral di media sosial. Namun, persoalan tersebut kini disebut telah diselesaikan secara kekeluargaan setelah pihak yang diduga membawa ponsel menyatakan itikad baik untuk mengembalikannya.

Video yang diunggah akun Facebook Jeni Rahza memperlihatkan kronologi dugaan hilangnya sebuah ponsel di Rumah Makan Pawon Numani 21, Metro, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.

Berdasarkan rekaman CCTV, ponsel tersebut terlihat tertinggal di atas meja kasir. Beberapa saat kemudian, seorang perempuan berhijab yang mengenakan pakaian bernuansa merah muda datang untuk membayar pesanannya sambil membawa tas.

Dalam rekaman itu, perempuan tersebut tampak menggeser ponsel yang berada di atas meja hingga mendekati tas miliknya. Setelah selesai membayar, ia diduga memasukkan ponsel tersebut ke dalam tas sebelum meninggalkan area kasir.

Unggahan itu kemudian menyita perhatian warganet. Pemilik akun, Jeni Rahza, meminta bantuan masyarakat untuk mengenali perempuan dalam rekaman CCTV karena ponsel yang hilang disebut berisi data penting pekerjaan.

Namun, perkembangan terbaru disampaikan Jeni melalui unggahan di akun Facebook miliknya pada Kamis (2/7/2026). Ia menyatakan persoalan tersebut telah menemukan titik terang setelah berhasil terhubung dengan perempuan yang diduga membawa ponsel.

Menurut unggahan tersebut, komunikasi dengan perempuan itu terjalin berkat informasi dari masyarakat yang melihat video viral tersebut. Pihak yang bersangkutan disebut telah menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan telepon genggam yang sempat dibawanya.

Dalam tangkapan layar percakapan yang turut diunggah, Jeni meminta perempuan tersebut menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan ponsel. Perempuan itu kemudian merespons dengan menyatakan akan mengirimkan alamat atau nomor WhatsApp untuk proses pengembalian.

Jeni juga menuliskan bahwa, karena ponsel akan dikembalikan dan kedua belah pihak telah berkomunikasi, persoalan tersebut dinyatakan selesai secara baik-baik. Dengan demikian, rencana pelaporan lebih lanjut ke aparat penegak hukum tidak dilanjutkan.

Meski demikian, identitas perempuan dalam rekaman CCTV belum dipublikasikan, sehingga Kabarlampung.co tidak menyebutkan identitas maupun menyimpulkan adanya tindak pidana. Informasi ini disampaikan berdasarkan unggahan terbaru pemilik akun yang menyebut perkara tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan setelah adanya itikad baik untuk mengembalikan ponsel. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.