
Pringsewu, Kabarlampung.co – Operasi pencarian dua remaja yang tenggelam di Sungai Way Sekampung, Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, akhirnya berakhir duka. Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (5/7/2026).
Korban diketahui bernama Agam Dino Putra (16), warga Pekon Tegalsari, Kecamatan Gadingrejo, dan Faris Bin Heru (16), warga Pekon Kresnomulyo, Kabupaten Pringsewu. Keduanya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan tenggelam.
Dantim Rescuer Basarnas Lampung, M. Ricky Chandra, menjelaskan, pada hari kedua operasi seluruh personel dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Tim pertama menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet di sisi kanan hingga sekitar dua kilometer ke arah hilir.
Tim kedua melakukan penyisiran di sisi kiri menggunakan perahu fiber milik BPBD Pringsewu, sementara tim ketiga melakukan pencarian melalui jalur darat dengan metode visual.
“Hasil pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 13.35 WIB. Korban pertama, Agam Dino Putra, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 100 meter dari titik lokasi kejadian. Jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Ricky.
Pencarian kemudian dilanjutkan hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban kedua, Faris Bin Heru, juga dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi ditemukannya korban pertama sebelum dievakuasi ke rumah duka.
Proses pencarian tidak berjalan mudah. Tim harus menghadapi derasnya arus sungai yang dipenuhi tumpukan sampah serta batang-batang kayu berukuran besar yang menghambat penyisiran. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap bekerja maksimal hingga kedua korban berhasil ditemukan.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 16.00 WIB. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja sama semua pihak selama operasi berlangsung,” tutup Ricky.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Lampung, BPBD Kabupaten Pringsewu, Polsek Gadingrejo, Babinsa, Forum Relawan Rescue Lampung (FRRL), aparat pekon, keluarga korban, serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian sejak hari pertama. (Nanang/Puji)








