Todong Senpi, Komplotan Curanmor Kabur Digagalkan Warga Bandarlampung

oleh
oleh
Dua pelaku gagal membawa kabur sepeda motor incarannya setelah dipergoki pegawai dan warga. Saat hendak ditangkap, salah seorang pelaku justru menodongkan benda diduga senjata api untuk membuka jalan kabur.

Bandarlampung, Kabarlampung.co – Aksi nekat komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api menggegerkan Kantor Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Bandarlampung, Selasa (21/7/2026) pagi. Dua pelaku gagal membawa kabur sepeda motor incarannya setelah dipergoki pegawai dan warga. Saat hendak ditangkap, salah seorang pelaku justru menodongkan benda diduga senjata api untuk membuka jalan kabur.

Peristiwa yang berlangsung di area parkir kantor kecamatan itu terekam jelas kamera pengawas (CCTV). Rekaman memperlihatkan dua pelaku datang berboncengan sebelum membagi peran untuk mengeksekusi aksi pencurian.

Satu pelaku turun dan merusak lubang kunci kontak sepeda motor target menggunakan alat khusus, sementara rekannya tetap berada di atas sepeda motor untuk mengawasi situasi dan bersiap melarikan diri.

Aksi tersebut nyaris berhasil. Namun ketika pelaku hendak membawa kabur sepeda motor korban, gerak-geriknya diketahui pegawai kecamatan dan warga yang langsung berteriak “maling” serta berusaha mengejar.

Merasa terdesak, salah seorang pelaku mendadak mengeluarkan benda yang diduga senjata api dan mengarahkannya ke warga maupun pegawai yang mengejar. Ancaman itu membuat pengejaran terhenti seketika karena warga memilih menyelamatkan diri.

Memanfaatkan situasi tersebut, kedua pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi. Meski sepeda motor berhasil diselamatkan, lubang kunci kendaraan mengalami kerusakan akibat upaya pembobolan.

Sekretaris Camat Tanjung Karang Pusat, Hamdi Perdana Putra, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ini merupakan kali pertama aksi curanmor terjadi di lingkungan kantor kecamatan.

Ia menduga pelaku telah lebih dahulu mengamati kondisi lokasi dan mengetahui sebagian besar pegawai sedang memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga area parkir relatif sepi pengawasan.

Rekaman CCTV beserta kronologi kejadian telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi dan pengejaran pelaku.

Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Martoyo, mengatakan peristiwa tersebut masuk dalam kategori percobaan pencurian, karena kendaraan milik korban tidak sempat dibawa kabur.

Meski korban belum membuat laporan polisi secara resmi lantaran sepeda motornya masih berada di lokasi, polisi memastikan penyelidikan tetap dilakukan.

Tim gabungan dari Satreskrim dan Polsek kini memburu identitas pelaku, termasuk mendalami dugaan penggunaan senjata api saat menjalankan aksinya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (Puji)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.