
Pringsewu, Kabarlampung.co – Kebakaran melanda asrama putra Pondok Pesantren Miftahussalam di Pekon Candi Retno, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Api menghanguskan berbagai perlengkapan milik santri dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Peristiwa pertama kali diketahui oleh Siswanto (35), warga setempat, yang sedang melintas di depan pondok pesantren. Ia melihat percikan api muncul dari jendela asrama putra. Menyadari adanya kebakaran, Siswanto langsung berteriak meminta pertolongan sehingga warga berdatangan untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Sekitar pukul 20.00 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Pringsewu tiba di lokasi. Saat itu kobaran api telah berhasil diperkecil oleh warga.
Petugas damkar kemudian melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air ke seluruh bagian bangunan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Akibat kebakaran tersebut, sedikitnya 10 lemari plastik milik santri yang berisi pakaian hangus terbakar. Sejumlah kitab pelajaran serta berbagai perlengkapan santri lainnya juga tidak dapat diselamatkan.
Pemilik pondok, Imam Muhyiddin (47), mengalami kerugian materi sekitar Rp50 juta.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, membantu proses pemadaman, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting pada instalasi kabel listrik di asrama putra. Polisi mengamankan sisa kabel listrik yang diduga menjadi sumber api sebagai barang bukti.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, aktivitas para santri di asrama terdampak akibat bangunan dan perlengkapan mereka mengalami kerusakan cukup parah. (Nanang/Adi).










