Warga Puramekar Lampung Barat Gempar, Pria Ditemukan Tewas Tergantung

oleh
oleh
Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi yang mengarah pada tindak pidana.

Lampung Barat, Kabarlampung.co – Warga Pemangku Sidorejo, Pekon Puramekar, Kecamatan Gedung Surian, Lampung Barat, digemparkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Korban diketahui bernama Tatak Giri Sanjaya (30), warga Pekon Puramekar yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh ibu korban, Tri Sudarti, yang hendak masuk ke rumah anaknya. Rumah korban diketahui berada tepat di depan kediaman keluarganya.

Namun, saat masuk ke dalam rumah, Tri Sudarti mendapati putranya dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Sontak, ia meminta bantuan kepada suaminya, Sugeng Suherman, serta warga sekitar. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Petugas Polsek Sumberjaya bersama Bhabinkamtibmas, unsur Kecamatan Gedung Surian dan Peratin Puramekar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas meminta keterangan dari keluarga dan sejumlah saksi yang pertama kali mengetahui kondisi korban. Sejumlah barang di dalam rumah juga didata dan diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.

Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi yang mengarah pada tindak pidana.

Jenazah selanjutnya diperiksa tenaga medis UPT Puskesmas Gedung Surian. Dokter Tri Ningsih menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan kondisi jenazah masih utuh.

Dalam pemeriksaan, pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Sejumlah barang turut diamankan dalam proses penanganan, di antaranya satu sarung warna biru, satu celana pendek warna biru, satu botol herbisida merek Prima Star, serta kartu keluarga milik korban.

Barang-barang tersebut diamankan sebagai bagian dari dokumentasi dan pemeriksaan kepolisian.

Setelah seluruh pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Keluarga korban juga telah membuat pernyataan menolak dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Hingga pemeriksaan awal selesai, kepolisian menyatakan belum menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Polisi masih mendokumentasikan hasil pemeriksaan serta keterangan para saksi sebagai bagian dari penanganan kejadian.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan foto maupun informasi yang belum terverifikasi dan meminta publik menghormati privasi keluarga korban yang tengah berduka. (Liliana)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.