Gelombang Tinggi 2,5 Meter, Jurnalis Belum Ditemukan

oleh
oleh

Lampung Selatan , Kabarlampung.co — Gelombang tinggi kembali menjadi tantangan berat dalam pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Kapal Patroli (KP) Hayabusa-3008 Ditpolairud Korpolairud Baharkam Polri bahkan memperluas penyisiran hingga radius 30 nautical mile (NM) dari Gunung Anak Krakatau (GAK), namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan para korban.

Penyisiran intensif dilakukan Jumat (11/9/2026), dengan menyisir Sektor D yang menjadi salah satu area pencarian rombongan jurnalis bersama tiga awak kapal.

Komandan KP Hayabusa-3008, Ipda Subriana, mengatakan kapal bersama tujuh personel atau personnel on board (POB) bertolak dari Dermaga Pelindo Panjang, Bandar Lampung, sekitar pukul 07.00 WIB menuju sektor pencarian.

Tim mulai menyisir titik pertama sekitar pukul 12.00 WIB di koordinat 06° 07,138′ S – 105° 09,146′ T, atau sekitar 13 NM ke arah barat Gunung Anak Krakatau.

Penyisiran kemudian diperluas ke arah barat daya hingga mencapai radius sekitar 30 NM dari kawasan GAK.

Namun, kondisi laut yang semakin tidak bersahabat membuat operasi pencarian harus menghadapi tantangan besar.

Ipda Subriana menyebut gelombang laut pada siang hingga sore hari mencapai 1,5 sampai 2,5 meter,  sementara kecepatan angin berada pada kisaran 15 hingga 20 knots.

“Kendala utama di lapangan adalah kondisi laut menjelang sore hari. Ombak terpantau cukup tinggi di kisaran 1,5 hingga 2,5 meter, dipicu kecepatan angin yang mencapai 15 sampai 20 knots dengan cuaca berawan,” ujar Ipda Subriana.

Meski kondisi laut cukup berat, KP Hayabusa-3008 tetap melanjutkan penyisiran hingga seluruh area Sektor D dirampungkan sekitar pukul 17.00 WIB.

Sayangnya, hingga operasi pencarian dihentikan untuk hari itu, belum ditemukan petunjuk maupun tanda-tanda keberadaan lima jurnalis yang masih dinyatakan hilang kontak.

Ipda Subriana memastikan operasi berlangsung aman dan terkendali. Tim juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR Gabungan untuk menentukan langkah pencarian berikutnya.

“Penyisiran di area pencarian Sektor D telah selesai dilaksanakan. Hasilnya untuk sementara masih nihil, dan kami akan terus berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan untuk langkah operasi selanjutnya,” pungkasnya.

Lima jurnalis tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah speedboat yang mereka tumpangi bersama tiga awak kapal bergerak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Operasi SAR Gabungan hingga kini masih terus dilakukan dengan memperluas area pencarian di tengah kondisi laut Selat Sunda yang dinamis.

Pencarian masih berlanjut. Harapan menemukan para jurnalis dan awak kapal tetap menjadi fokus utama seluruh unsur SAR Gabungan. (Roy/Puji)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.