
Bandarlampung, Kabarlampung.co – Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M menggema di Masjid Al-Ikhsan, Kemiling, Bandarlampung. Puluhan anak dan remaja tampil percaya diri menunjukkan kemampuan dalam ajang Gebyar Maulid yang digelar selama dua hari, 12–13 September 2026.
Bukan sekadar perlombaan, kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ikhsan, Jalan Patimura No. 40, Kemiling, ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah keberanian, kecerdasan sekaligus kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an.
Empat cabang perlombaan disiapkan panitia, yakni Lomba Adzan, Cerdas Cermat, Kultum atau Ceramah, serta Tilawatil Qur’an.
Peserta dibagi dalam dua kelompok usia, yakni kelompok pertama usia 5–9 tahun dan kelompok kedua usia 10–12 tahun. Sejak perlombaan dimulai, suasana masjid dipenuhi antusiasme peserta dan dukungan keluarga yang menyaksikan penampilan anak-anak mereka.
Tokoh agama setempat, Ustaz Sumarlan, mengatakan Gebyar Maulid tersebut merupakan bagian dari pembinaan generasi sejak usia dini. Momentum Maulid Nabi tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi diarahkan menjadi sarana menanamkan nilai keislaman dan akhlak.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kami manfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan generasi muda. Melalui lomba Tilawatil Qur’an dan ceramah, anak-anak diajak menggali potensi diri sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ustaz Sumarlan.
Di hadapan dewan juri, para peserta berupaya memberikan penampilan terbaik. Mereka diuji tidak hanya dari keberanian tampil, tetapi juga kemampuan membaca Al-Qur’an, penguasaan materi, tajwid, intonasi, hingga penyampaian pesan keagamaan.
Persaingan berlangsung meriah, namun tetap dalam suasana edukatif dan penuh kekeluargaan. Setiap penampilan menjadi pengalaman bagi peserta untuk belajar tampil di depan umum sekaligus membangun kepercayaan diri.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan piala, sertifikat, uang tunai, serta bingkisan bagi para peserta. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi agar anak-anak semakin giat belajar agama dan mengembangkan potensi mereka.
Melalui Gebyar Maulid, pengurus Masjid Al-Ikhsan menegaskan komitmennya menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pendidikan dan pembinaan generasi.
Harapannya, dari kegiatan sederhana di lingkungan masjid, tumbuh generasi Islam yang cerdas, percaya diri, mencintai Al-Qur’an, serta memiliki akhlakul karimah dengan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. (*)










