
Lampung Barat,Kabarlampung.co – Penagihan kredit perabotan rumah tangga berujung maut. Seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai penagih kredit dilaporkan tewas setelah mengalami luka serius akibat dugaan pembacokan di Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Selasa malam, sekira pukul 20.00 Wib.
Peristiwa berdarah tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian. Camat Way Tenong, Erna Risnawati, membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan kasusnya telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan.
“Untuk saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian,” ujar Erna saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).
Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan, korban diduga berasal dari Bandarlampung dan sehari-hari bekerja sebagai tukang kredit perabotan rumah tangga.
Sebelum kejadian, korban disebut mendatangi sebuah lokasi di Pekon Sukaraja untuk menagih pembayaran kredit. Namun, proses penagihan tersebut diduga berubah menjadi cekcok dengan seorang perempuan yang disebut-sebut merupakan istri dari terduga pelaku.
Situasi kemudian memanas. Berdasarkan informasi awal, seorang pria yang diduga terkait dengan perempuan tersebut keluar dan diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis golok.
Korban dilaporkan mengalami luka serius pada bagian leher. Nyawanya disebut tidak tertolong setelah kejadian tersebut.
Meski demikian, rangkaian peristiwa tersebut masih berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari sejumlah sumber. Identitas korban, terduga pelaku, motif, serta kronologi lengkap kejadian masih dalam proses pendalaman aparat kepolisian.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang peristiwa yang berujung tewasnya korban tersebut.
Kabarlampung.co masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari kepolisian terkait identitas korban, terduga pelaku, motif, serta perkembangan penanganan kasus tersebut. (Lili)









