
Pringsewu, Kabarlampung.co – Kecelakaan maut yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Pekon Podosari, tepatnya di sekitar Jembatan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Dua pelajar SMP tewas di lokasi kejadian, sementara seorang remaja lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan tersebut diduga dipicu truk Fuso bermuatan pasir yang mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun. Truk bernomor polisi BE 8412 AUH itu kemudian menghantam sejumlah kendaraan di depannya hingga menyebabkan kerusakan parah.
Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu Adi Wibowo membenarkan insiden tersebut. Namun, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang merenggut dua nyawa itu.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Raya Pekon Podosari, tepatnya di sekitar Jembatan Way Sekampung. Untuk penyebab pastinya masih kami selidiki,” ujar Adi mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk Fuso bermuatan pasir melaju dari arah Kecamatan Sukoharjo menuju Kecamatan Pringsewu. Ketika melintasi jalan menurun, truk tersebut diduga mengalami gangguan pengereman sehingga pengemudi kehilangan kendali.
Truk kemudian menabrak kendaraan yang berada di depannya. Benturan keras membuat sejumlah kendaraan mengalami kerusakan, bahkan sepeda motor Yamaha Mio yang ditumpangi tiga remaja terseret hingga puluhan meter dari titik awal tabrakan.
Dua Pelajar Tewas, Satu Remaja Luka Berat
Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Maher Zain (13), warga Pekon Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu, dan Rayhan Bintang (14), warga Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.
Keduanya mengalami luka parah akibat benturan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara seorang remaja lainnya, M Rayhan (14), yang juga warga Kecamatan Kalirejo, mengalami luka berat.
Ketiga remaja tersebut diketahui merupakan pelajar SMP. Korban selamat telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain truk Fuso dan sepeda motor Yamaha Mio, kecelakaan itu melibatkan Toyota Innova bernomor polisi BE 1810 UW, Mitsubishi Pajero BE 1459 UC, serta Honda PCX BE 2938 UAJ.
Pengemudi Toyota Innova, Riswanto, warga Pekon Totokarto, Kecamatan Adiluwih, dan pengemudi Mitsubishi Pajero, Parlindungan Silaban (33), warga Pekon Sukoharjo III Barat, dilaporkan tidak mengalami luka.
Sementara pengendara Honda PCX, Novia Arum (36), warga Pekon Sukoyoso, Kecamatan Sukoharjo, mengalami luka ringan. Anak Novia yang berusia 10 tahun, Hendra Mahardika, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Pengemudi Fuso Diduga Tinggalkan Lokasi
Usai kecelakaan, pengemudi truk Fuso dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan pengemudi tersebut sekaligus mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
“Pengemudi truk masih kami selidiki. Kami juga masih mendalami penyebab kecelakaan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa ini,” kata Adi.
Sejumlah kendaraan yang terlibat telah dievakuasi ke Kantor Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pringsewu untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami rangkaian kejadian, termasuk dugaan rem blong pada truk bermuatan pasir tersebut.
Penyebab pasti kecelakaan dan tanggung jawab pengemudi masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Polisi menyatakan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyelidikan menghasilkan informasi yang dapat dipastikan. (Nanang)








