Identitas Mayat di Kebun Sawit Mesuji Bernama Yulia, Kematian Masi Misteri

oleh
oleh
TKP, Korban diketahui Yulia (38), warga Desa Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji, yang selama ini tinggal di kawasan permukiman Register 45, kerap disapa dengan nama Jul.

Mesuji, Kabarlampung.co – Identitas mayat perempuan yang ditemukan dalam posisi telungkup di perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, akhirnya terungkap. Korban diketahui Yulia (38), warga Desa Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji, yang selama ini tinggal di kawasan permukiman Register 45, kerap disapa dengan nama Jul.

eski identitas korban telah diketahui, misteri kematiannya masih menyisakan tanda tanya. Polisi kini menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian perempuan tersebut.

Mayat Yulia ditemukan pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di Blok D13 perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup, oleh sejumlah anak sekolah yang hendak berangkat Sekolah.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Mesuji langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses identifikasi.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus melalui Kasat Reskrim IPTU Adi Setiawan mengatakan, setelah proses awal di lokasi, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Ragab Begawe Caram, Brabasan.

Atas persetujuan keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandarlampung untuk menjalani autopsi.

“Untuk penyebab kematian korban, kami masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung,” ujar IPTU Adi Setiawan.

Baca Juga : Geger! Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Kebun Sawit Mesuji

Hingga kini, polisi belum mengungkap penyebab kematian Yulia. Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan fakta di balik penemuan jasad perempuan tersebut.

Polisi juga mengimbau keluarga korban agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami mengimbau keluarga korban tetap tenang, tidak mudah terprovokasi isu-isu yang belum tentu benar, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian,” tegasnya.

Hasil autopsi diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kematian korban dan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (Sulistiono)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.