
Lampung Barat, Kabarlampung.co – Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Sajum (60), warga Pemangku Sukamulya, Pekon Sukajaya, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat, Senin (19/10/2026) sore. Tak hanya bangunan rumah, kendaraan roda dua, uang tunai, hingga hasil panen kopi kering ikut menjadi korban amukan api.
Total kerugian akibat musibah tersebut ditaksir mencapai Rp300 juta. Beruntung, kebakaran tidak merembet ke rumah warga lainnya dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Sehari setelah kejadian, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mendatangi keluarga Sajum, Selasa (20/10/2026) pagi. Kunjungan itu dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah.
Parosil hadir bersama sejumlah kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK, serta camat setempat.
Berdasarkan laporan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Barat UPT Way Tenong, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.20 WIB. Laporan pertama diterima dari Jhon, Peratin Karang Agung, yang menghubungi posko pemadam kebakaran Way Tenong setelah mengetahui adanya kebakaran di Pemangku Sukamulya.
Regu 2 UPT Way Tenong yang sedang bertugas langsung bergerak menuju lokasi. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari UPT Way Tenong dan UPT Sumber Jaya dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.39 WIB. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu setengah jam, penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 17.09 WIB.
“Beruntung kebakaran tidak merembet ke rumah warga yang lain,” demikian keterangan laporan petugas lapangan Irawan Efendi dan rekan.
Dugaan Korsleting, Penyebab Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari salah satu ruangan rumah akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan kepastian lebih lanjut.
Saat mengunjungi keluarga korban, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa Sajum dan keluarganya.
“Hari ini saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengungkapkan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Sajum. Semoga bapak dan keluarga diberikan kesabaran dan kekuatan,” ujar Parosil.
Parosil juga menyoroti kejadian kebakaran rumah yang dalam beberapa bulan terakhir dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Lampung Barat, di antaranya Kecamatan Batu Brak, Lumbok Seminung, Sukau, dan Sumber Jaya.
Rentetan kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran, terutama ketika meninggalkan rumah untuk bekerja, pergi ke kebun, berbelanja, maupun menghadiri kegiatan di luar rumah.
“Kalau kiranya mau meninggalkan rumah, entah ke kebun, ke pasar, ke pengajian atau hajatan, tolong dicek sumber apinya, baik dari listrik, dapur maupun kompor. Colokan listrik dicabut atau kompornya dimatikan,” tegasnya.
Bupati juga meminta aparat pekon, kecamatan, dan unsur terkait untuk terus menyosialisasikan langkah pencegahan kebakaran dalam setiap kegiatan sosial, keagamaan, maupun pemerintahan.
“Selain itu saya mengimbau kepada aparat hukum dan aparat kecamatan, kalaupun nanti ada acara sosial, keagamaan, ataupun acara pemerintahan tolong selalu mengingatkan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Musibah yang menimpa keluarga Sajum menjadi peringatan bahwa kelalaian kecil terhadap sumber api dapat berujung pada kerugian besar. Pemeriksaan instalasi listrik dan peralatan memasak sebelum meninggalkan rumah menjadi langkah sederhana yang tidak boleh diabaikan. (Lili)










