
Lampung Utara, KabarLampung.co – Setelah lebih dari tiga bulan dilanda kemarau, guyuran hujan akhirnya membasahi sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Utara, Minggu (25/10/2026) sore. Hujan yang dinanti-nantikan warga ini menjadi secercah harapan, terutama bagi petani yang selama ini kesulitan mengolah lahan akibat kekeringan.
Hujan dengan intensitas cukup deras mengguyur sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Abung Selatan dan Kotabumi Selatan. Hujan mulai turun sekitar pukul 16.30 WIB dan berlangsung selama kurang lebih satu jam.
Bagi sebagian warga, hujan tersebut bukan sekadar perubahan cuaca. Di tengah kemarau berkepanjangan yang menghambat aktivitas pertanian, air hujan menjadi harapan baru untuk kembali menghidupkan lahan yang lama tidak ditanami.
Seorang warga Kelurahan Kelapa Tujuh yang berprofesi sebagai petani mengaku senang dan bersyukur atas turunnya hujan. Ia berharap hujan tersebut menjadi pertanda musim penghujan segera tiba.
Pasalnya, selama lebih dari tiga bulan terakhir, ia tidak bisa menanam singkong maupun jagung di lahannya karena kondisi tanah yang kering.
“Alhamdulillah, akhirnya turun hujan. Kami berharap ini awal musim penghujan, supaya bisa kembali menanam dan mengolah lahan,” ujarnya.
Kemarau panjang bukan hanya membuat lahan pertanian terbengkalai, tetapi juga memukul penghasilan petani. Tanpa hasil panen yang bisa diandalkan, sebagian petani terpaksa beralih menjadi buruh harian lepas demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kondisi tersebut menggambarkan beratnya tekanan ekonomi yang dihadapi petani ketika musim tanam tertunda. Harapan untuk kembali menggarap lahan kini bergantung pada keberlanjutan hujan dalam beberapa waktu ke depan.
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Pukul 19.00 WIB
Di tengah turunnya hujan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Minggu (25/10/2026) pukul 15.30 WIB.
BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai pukul 16.30 WIB di sejumlah wilayah Lampung.
Untuk Kabupaten Lampung Utara, wilayah yang masuk dalam peringatan awal meliputi Bukit Kemuning, Tanjung Raja, Abung Barat, Abung Selatan, Abung Tinggi, Abung Semuli, Abung Pekurun, dan Blambangan Pagar.
Potensi hujan juga dapat meluas ke wilayah Kotabumi, Kotabumi Selatan, Kotabumi Utara, Sungkai Selatan, Sungkai Jaya, Sungkai Barat, Abung Tengah, dan Abung Kunang.
Selain Lampung Utara, peringatan tersebut mencakup sejumlah wilayah di Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Barat, Tulang Bawang, Tanggamus, Pesawaran, Mesuji, serta Tulang Bawang Barat.
Sementara itu, potensi perluasan hujan juga meliputi sebagian wilayah Lampung Selatan, Way Kanan, dan Pringsewu.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut dapat berlangsung hingga pukul 19.00 WIB.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan petir, angin kencang, genangan air, serta dampak cuaca buruk lainnya.
Bagi petani Lampung Utara, hujan sore ini membawa harapan setelah berbulan-bulan menghadapi kemarau. Namun, keberlanjutan hujan tetap menjadi penentu agar aktivitas pertanian dapat kembali berjalan dan penghasilan keluarga petani perlahan pulih. (Ridho/Adi)








