
Bandarlampung, Kabarlampung.co – Sebanyak 64 tim pelajar unjuk kemampuan dalam turnamen futsal dan basket 3×3 bertajuk Mumtaz Student Champion League (MUSCLE) di Bandar Lampung, 28–29 Oktober 2026. Ajang yang diikuti lebih dari 500 peserta ini menjadi ruang kompetisi antarsekolah sekaligus mendorong aktivitas positif bagi generasi muda.
Turnamen tersebut mempertandingkan dua cabang olahraga dengan kategori berbeda. Sebanyak 32 tim pelajar tingkat sekolah dasar (SD) berlaga di cabang futsal, sedangkan 32 tim tingkat sekolah menengah pertama (SMP) berkompetisi dalam basket 3×3.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme sekolah terhadap kompetisi olahraga yang tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan, kekompakan, dan sportivitas.
Kepala Sekolah Islam Mumtaz, Eka Prasetiawan, mengatakan MUSCLE merupakan kompetisi perdana yang diselenggarakan pihaknya.
Kegiatan ini sekaligus memanfaatkan momentum Hari Sumpah Pemuda untuk mendorong pembinaan generasi muda melalui olahraga.
“Kami ingin momentum Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa generasi muda perlu dibangun tidak hanya secara akademik, tetapi juga melalui pembinaan fisik dan mental,” ujar Eka, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, pendidikan bagi pelajar tidak cukup hanya berfokus pada kegiatan belajar di kelas. Pengembangan karakter melalui kegiatan olahraga juga penting untuk membentuk generasi yang disiplin, tangguh, dan mampu bekerja sama.
Untuk cabang basket, penyelenggara menggunakan format 3×3. Eka menyebut kompetisi tersebut sebagai ajang basket 3×3 yang diklaim menjadi yang pertama digelar di Kota Bandarlampung.
Dalam pelaksanaannya, panitia bekerja sama dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) untuk mendukung penyediaan perangkat pertandingan.
Eka mengungkapkan, antusiasme peserta terlihat sejak masa pendaftaran dibuka hingga seluruh kuota tim terpenuhi. Total 64 tim dari dua kategori akhirnya ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Ia berharap MUSCLE tidak berhenti sebagai kegiatan perdana, tetapi dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberi kesempatan lebih luas bagi pelajar untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga.
“Ini baru pertama kali kami laksanakan. Harapannya ke depan bisa berlanjut dan berkembang dengan menambah cabang olahraga lainnya,” pungkasnya.
Melalui MUSCLE, Sekolah Islam Mumtaz berharap kompetisi antarpelajar dapat menjadi wadah lahirnya bibit atlet muda sekaligus menanamkan nilai sportivitas, persaudaraan, dan semangat berprestasi sejak dini. (Ridho/Puji)









