Wanita Tewas Terikat di Gorong-Gorong Bandar Lampung, Sepupu Korban Menghilang

oleh
oleh
Kematian Lilis Pitriani (29), perempuan yang ditemukan tewas terikat di dalam gorong-gorong di Bandarlampung, mulai terkuak.

Bandarlampung, Kabarlampung.co – Misteri kematian Lilis Pitriani (29), perempuan yang ditemukan tewas terikat di dalam gorong-gorong di Bandarlampung, mulai terkuak. Hasil autopsi mengungkap sejumlah luka akibat benda tumpul di tubuh korban. Salah satu luka paling parah ditemukan di bagian leher dan menyerupai bekas cekikan.

Temuan tersebut memperkuat penyelidikan polisi terhadap dugaan pembunuhan yang menewaskan warga Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara, tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, Kompol Regan Kusuma Wardani, mengatakan hasil pemeriksaan medis menemukan sejumlah luka pada tubuh Lilis.

“Hasil autopsi memang banyak luka yang diakibatkan oleh benda tumpul. Salah satu luka terparah di leher, seperti dicekik,” kata Regan.

Di tengah penyelidikan tersebut, polisi kini memburu seorang pria berinisial R yang merupakan sepupu korban. R menjadi salah satu sosok penting yang tengah didalami penyidik karena disebut sebagai orang terakhir yang mengantar Lilis sebelum perempuan itu menghilang.

Menurut Regan, pada Minggu pagi, 25 Oktober 2026, Lilis berangkat ke pasar seperti kebiasaannya. Saat itu, korban diantar oleh R.

“Korban seperti biasa Minggu pagi berangkat ke pasar diantar oleh sepupunya, saudara R, yang saat ini masih kita kejar,” ujarnya.

Polisi mengaku telah mendatangi rumah R dan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mencari keberadaannya. Namun, hingga kini pria tersebut belum ditemukan.

“Kami dari Polresta Bandarlampung meminta saudara R segera menyerahkan diri kepada kami,” tegas Regan.

Penyidik juga telah memeriksa enam saksi untuk mengurai rangkaian peristiwa sebelum Lilis ditemukan meninggal dunia.

Selain memburu R, polisi menelusuri sejumlah barang milik korban yang diduga hilang. Salah satunya telepon genggam Lilis yang hingga kini belum ditemukan.

Meski demikian, polisi belum memastikan apakah hilangnya ponsel tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Tiga Hari Tak Pulang, Ditemukan Di Gorong-gorong

Sebelum ditemukan tewas, Lilis berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke Pasar Cimeng pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, hingga siang dan malam hari, perempuan yang bekerja di pabrik roti CA kawasan Putri itu tak kunjung pulang.

Adik korban, Indah Purnamasari (27), sempat mencari kakaknya ke sejumlah tempat, termasuk ke lokasi tempat Lilis bekerja. Pencarian berlanjut hingga keluarga memutuskan menelusuri rekaman kamera pengawas milik warga.

Dari rekaman CCTV, keluarga melihat Lilis dibonceng seorang pria yang dikenali sebagai sepupunya, R. Keduanya terlihat bergerak ke arah kawasan atas hingga bundaran. Setelah itu, jejak perjalanan mereka tidak lagi terlacak dalam rekaman yang diperiksa keluarga.

Keluarga mengaku tidak menaruh kecurigaan terhadap R karena selama ini korban cukup dekat dengannya. Bahkan, keduanya biasa pergi bersama ke pasar sekitar dua minggu sekali.

Pencarian kemudian mengarah ke Jalan Cipto MK, Gang 57 PU, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara.

Di lokasi itulah keluarga akhirnya menemukan jasad Lilis di dalam gorong-gorong pada Selasa malam, 27 Oktober 2026.

Kondisi korban mengenaskan. Tubuhnya ditemukan dalam posisi tengkurap, terikat tali tambang, serta tertutup kayu. Keluarga juga melihat tubuh korban sudah lebam dan membiru, dengan benda menyerupai beton atau paving di dekat tubuhnya.

Penemuan tersebut sontak mengguncang keluarga. Perempuan yang semula hanya berpamitan pergi ke pasar itu ternyata ditemukan tak bernyawa setelah tiga hari menghilang.

Jenazah Lilis kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kini, temuan luka-luka pada tubuh korban, kondisi jasad saat ditemukan, hilangnya telepon genggam, serta keberadaan R menjadi sejumlah bagian penting yang didalami polisi.

Keluarga berharap aparat segera mengungkap penyebab kematian Lilis dan menangkap pihak yang bertanggung jawab.

Polisi masih melakukan pengejaran terhadap R serta mendalami seluruh petunjuk untuk mengungkap kematian perempuan tersebut. (Puji)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.