Tragis! Dua Warga Lampung Tengah Tewas Tersengat Listrik Saat Panen Sawit

oleh
oleh
Dua warga berinisial TR dan TS meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik PLN saat memanen buah sawit, Minggu (1/11/2026).

Lampung Tengah, Kabarlampung.co – Aktivitas panen kelapa sawit di Kampung Sidowaras, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, berujung maut. Dua warga berinisial TR dan TS meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik PLN saat memanen buah sawit, Minggu (1/11/2026).

Kedua korban diduga tersengat listrik setelah alat pemanen sawit berupa egrek yang digunakan tersangkut kabel listrik yang menjuntai di sekitar lokasi perkebunan.

Peristiwa tragis tersebut bermula ketika kedua korban membeli buah sawit dari warga setempat. Setelah transaksi, keduanya kemudian melakukan aktivitas panen di area perkebunan yang berada tidak jauh dari aliran sungai.

Namun, saat proses pemanenan berlangsung, egrek yang digunakan diduga mengenai kabel listrik PLN yang menjuntai. Akibatnya, salah seorang korban tersengat aliran listrik.

Nahas, seorang korban lainnya yang berusaha memberikan pertolongan justru ikut tersengat listrik. Keduanya pun meninggal dunia di lokasi kejadian.

Rekaman video amatir warga memperlihatkan kondisi kedua korban yang tergeletak setelah peristiwa tersebut. Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Petugas Polsek Bumi Ratu Nuban bersama masyarakat kemudian mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit setempat. Setelah proses penanganan, jenazah keduanya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Kapolsek Bumi Ratu Nuban, IPDA Dony Try, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan, kecelakaan bermula saat kedua korban melakukan panen sawit dan diduga tidak menyadari adanya kabel listrik yang menjuntai di sekitar lokasi.

Pasca – kejadian, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas panen sawit, terutama di lokasi yang berdekatan dengan jaringan listrik.

Masyarakat diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan memastikan alat panen tidak bersentuhan dengan kabel listrik yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat serius bahwa keberadaan kabel listrik yang menjuntai di area perkebunan berpotensi mengancam keselamatan warga.

Terlebih, aktivitas pertanian dan perkebunan kerap menggunakan alat berbahan logam dengan jangkauan panjang seperti egrek.

Hingga kini, peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga korban sekaligus peringatan bagi masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya jaringan listrik di sekitar area perkebunan. (Tejo)

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.