
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Peningkatan status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) memicu kewaspadaan di kawasan Selat Sunda. Meski demikian, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan Merak-Bakauheni tetap beroperasi normal, aman, dan lancar.
Kenaikan status aktivitas vulkanik ditetapkan setelah Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau mencatat lonjakan signifikan aktivitas gunung, dengan lebih dari 740 kali hembusan sejak awal Juli.
Seiring peningkatan status tersebut, radius aman juga diperluas dari dua kilometer menjadi tiga kilometer dari kawah aktif.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan wisatawan agar tidak beraktivitas maupun melintasi zona bahaya.
“Potensi lontaran material pijar menjadi ancaman utama yang harus diwaspadai selama status Siaga masih diberlakukan.” katanya.
Merespons kondisi tersebut, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menegaskan bahwa ASDP terus memperkuat koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian Perhubungan, KSOP, serta BMKG. Seluruh operasional penyeberangan mengacu pada pengumuman kewaspadaan pelayaran yang diterbitkan KSOP Kelas I Banten.
ASDP menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau maupun kondisi cuaca di Selat Sunda terus dipantau secara intensif. Apabila otoritas terkait mengeluarkan rekomendasi pembatasan atau penghentian sementara pelayaran demi keselamatan, ASDP siap menjalankan kebijakan tersebut secara cepat.
Di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik, arus penumpang di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau normal. Aktivitas kendaraan dan penumpang berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Fajar, pengguna jasa asal Sragi yang hendak menuju Jakarta, mengaku mengetahui informasi peningkatan status Gunung Anak Krakatau melalui media sosial. ” Saya sempat merasa khawatir, tapi tetap melanjutkan perjalanan karena operasional penyeberangan berlangsung normal dan tiket telah dipesan melalui aplikasi Ferizy.” ujarnya
Hal serupa disampaikan Ana, warga Sidomulyo yang sedang menunggu kedatangan anaknya dari Merak. Menurutnya, kondisi di pelabuhan masih aman dan kondusif. Namun, ia berharap pengelola pelabuhan segera mengambil langkah tegas apabila kondisi alam maupun cuaca memburuk.
ASDP mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Calon penumpang diminta mengikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah maupun ASDP agar memperoleh informasi terkini terkait operasional dan keselamatan pelayaran. (Roy)








