
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Semangat Hari Pramuka ke-65 menggema di Desa Kelaten, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Sekitar 1.000 anggota Pramuka dari puluhan Gugus Depan mengikuti perkemahan besar Kwartir Ranting (Kwaran) Penengahan yang digelar selama tiga hari, 22 hingga 24 Agustus 2026.
Kegiatan diawali upacara pembukaan yang dipimpin Camat Penengahan, Hermawan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kwaran Penengahan Sahrudin, perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Selatan Suwandi, unsur Forkopimcam Penengahan, jajaran pembina Pramuka, serta seluruh peserta perkemahan.
Ketua Kwaran Penengahan, Sahrudin, mengatakan kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 peserta dari 46 Gugus Depan. Sebanyak 77 tenda berdiri di lokasi perkemahan, yang diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Peserta terdiri dari 30 Gugus Depan tingkat SD, empat Madrasah Ibtidaiyah, tiga SMP, lima MTs, dua MA, dan dua SMA.
Pembukaan perkemahan berlangsung semarak dengan penampilan senam semaphore dari SMP Negeri 2 Penengahan. Kebanggaan juga dirasakan Kwaran Penengahan saat salah satu anggota Pramuka menerima penyematan tanda ikut serta Jambore Nasional yang berlangsung pada 11 hingga 20 Agustus 2026.
Selama tiga hari, para peserta tidak sekadar berkemah. Mereka ditantang menunjukkan keterampilan, kedisiplinan, kreativitas, sekaligus kekompakan melalui berbagai perlombaan.
Sejumlah lomba digelar, mulai dari penilaian Kebersihan, Kerapian dan Keindahan Lingkungan (K3), Hafiz Al-Qur’an, semaphore, adzan, baris-berbaris, simpul, tata boga, hingga senam Pramuka.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan api unggun pada malam terakhir, yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan peserta sebagai simbol kebersamaan dan semangat kepramukaan.
Camat Penengahan, Hermawan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan perkemahan tersebut. Menurutnya, kegiatan Pramuka bukan sekadar aktivitas di alam terbuka, tetapi menjadi ruang penting untuk membentuk karakter generasi muda.
Hermawan menilai, melalui kegiatan kepramukaan, peserta ditempa untuk hidup mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama.
“Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi masa depan,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan yang dibangun selama perkemahan, Kwaran Penengahan berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama. (Gelly)








