
Lampung Selatan, Kabaerlampung.co – Malam di SPBU Batu Puru, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, mendadak memanas. Perselisihan akibat senggolan kendaraan berujung dugaan pemukulan terhadap seorang remaja berusia 16 tahun.
Terduga pelaku dalam peristiwa ini merupakan Kepala Desa Rejosari, Kecamatan Natar, berinisial Teguh Maulana (40). Sementara korban diketahui bernama Denis (16), warga Candimas, Natar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Informasi yang dihimpun Kabarlampung.co, insiden bermula ketika kendaraan yang dikemudikan Teguh dan kendaraan korban sama-sama hendak keluar dari area SPBU Batu Puru.
Diduga terjadi senggolan antarkendaraan yang kemudian memicu kesalahpahaman.
Bukannya berakhir di lokasi, persoalan justru memanas. Teguh dan korban turun dari kendaraan lalu terlibat cekcok.
Dalam situasi tersebut, terjadi dugaan pemukulan terhadap korban. Remaja 16 tahun itu disebut terjatuh hingga tidak sadarkan diri.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut sontak tersulut emosi. Sejumlah warga bahkan disebut sempat hendak menghakimi kepala desa tersebut.
Beruntung, warga lainnya segera melerai sehingga aksi main hakim sendiri dapat dicegah.
Korban kemudian dievakuasi warga ke RS Natar Medika untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, Teguh disebut meninggalkan lokasi kejadian menggunakan kendaraannya dan bergerak menuju arah Bandar Lampung.
Dilaporkan ke Polda Lampung
Persoalan tersebut kini bergulir ke ranah hukum. Keluarga korban telah membuat laporan ke Polda Lampung terkait dugaan tindak pidana penganiayaan.
Kapolsek Natar AKP Setyo Budi Howo membenarkan adanya laporan tersebut.
“Untuk sementara, keluarga korban sudah membuat laporan di Polda Lampung. Korban juga sudah sadar dan saat ini sedang menuju Polda Lampung untuk dimintai keterangan,” kata AKP Setyo Budi Howo.
Kondisi korban disebut telah sadar setelah sebelumnya sempat tidak sadarkan diri.
Polisi kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian, termasuk penyebab perselisihan, dugaan pemukulan, serta keterangan para saksi di lokasi.
Kabarlampung.co masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari Kepala Desa Rejosari, Teguh Maulana, terkait laporan dan dugaan penganiayaan tersebut.
Perkembangan penanganan perkara ini akan terus dipantau. (Gelly)








