
Tulang Bawang, Kabarlampung.co – Impian memiliki sepeda motor murah berubah menjadi mimpi buruk. Seorang warga Kabupaten Tulang Bawang berinisial K menjadi korban dugaan penipuan jual beli sepeda motor melalui Facebook Marketplace, dengan kerugian mencapai jutaan rupiah.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/12/2025). Korban tergiur iklan Yamaha Vixion yang ditawarkan dengan harga tak masuk akal, hanya Rp3,5 juta. Setelah menghubungi penjual melalui WhatsApp dengan akun berinisial DO, komunikasi berlangsung meyakinkan hingga korban percaya.
Pelaku kemudian meminta korban mentransfer uang secara bertahap, mulai dari Rp500 ribu dengan alasan biaya pengiriman, disusul permintaan tambahan Rp1 juta untuk pengurusan dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB. Seluruh dana ditransfer ke rekening bank atas nama SF.
Namun, setelah uang berpindah tangan, penjual mendadak menghilang. Nomor WhatsApp tak lagi aktif dan sepeda motor yang dijanjikan tak pernah dikirim. Saat itulah korban sadar telah menjadi korban penipuan.
Kasus tersebut dilaporkan ke Polres Tulang Bawang pada Senin (29/12/2025). Kasi Humas Polres Tulang Bawang, Ipda Bastian, membenarkan adanya laporan dugaan penipuan tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur harga murah yang tidak wajar di media sosial, mengutamakan transaksi cash on delivery (COD), memastikan identitas penjual jelas, serta menghindari transfer uang sebelum barang diterima.
Polres Tulang Bawang juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor melalui Call Center 110 Polri jika mengalami atau mengetahui tindak pidana, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. (*)







