
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan sektor pariwisata menjadi prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Fokus itu ditegaskan saat Musrenbang tingkat kecamatan di Balai Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kamis (12/2/2026).
Egi menyebut kemajuan daerah tak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi tokoh adat, pemuda, dan masyarakat dinilai kunci menjadikan Lampung Selatan sebagai destinasi yang diminati wisatawan.
“Dua tangan bupati dan wakil tidak cukup merangkul daerah seluas ini. Kita harus bergandengan tangan,” tegasnya.
Sepanjang 2025, Pemkab membangun 270,9 kilometer jalan, melonjak dari 42,41 kilometer pada 2024, serta 38 unit jembatan dalam 10 bulan. Anggaran Rp38 miliar juga dikucurkan untuk perbaikan sarana-prasarana sekolah.
Dampaknya, pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan mencapai 4,62 persen, melampaui rata-rata provinsi. Angka kemiskinan turun menjadi 12,05 persen, pengangguran terbuka 4,67 persen, dan IPM naik menjadi 73,10.
Selain penguatan infrastruktur, Egi meluncurkan program Desa Helau dan Lamsel Betik (Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi) guna menciptakan lingkungan bersih dan ramah investasi.
Camat Penengahan Hermawan melaporkan realisasi pembangunan 2025 mencapai Rp52,17 miliar dari APBN dan APBD. Sejumlah ruas jalan strategis direkonstruksi untuk mendukung ekonomi, pertanian, dan pendidikan.
Musrenbang juga merumuskan prioritas 2026–2027, mulai dari peningkatan jalan, drainase, irigasi, hingga penguatan sektor perikanan, pertanian, dan peternakan.
Egi berharap Musrenbang tak sekadar seremonial, tetapi menjadi forum strategis agar pembangunan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kita ingin Penengahan bersih, tertata, dan membanggakan. Jika orang datang dan nyaman, mereka akan kembali,” pungkasnya. (Rilis/Gelly)








