
Tulang Bawang, Kabarlampung.co – Aksi pembegalan dengan modus pura-pura meminta bantuan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Menggala. Dua pelajar menjadi korban setelah dijebak di areal kebun tebu, satu pelaku berhasil ditangkap dan diketahui merupakan residivis, sementara satu lainnya masih buron.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam Hari Raya Lebaran Idul Fitri, 21 Maret 2026, saat korban Angga Ruparulian Hutagalung (18) dan Dika Ariansyah (17) melintas menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, keduanya dihentikan oleh dua pria tak dikenal yang mengaku motornya mogok dan meminta bantuan.
Kapolsek Menggala, IPTU Yusrizal, Rabu (25/03/2026), menjelaskan bahwa korban yang tidak menaruh curiga kemudian mengikuti pelaku hingga masuk ke area perkebunan tebu yang sepi.
“Awalnya pelaku berpura-pura meminta bantuan karena sepeda motor mogok. Korban yang berniat menolong justru dibawa ke lokasi sepi, kemudian diancam dan dipaksa menyerahkan barang berharganya,” ujar IPTU Yusrizal.
Di lokasi kejadian, pelaku langsung mengintimidasi korban dengan ancaman kekerasan. Bahkan korban diancam akan dibunuh jika tidak menuruti permintaan pelaku.
“Pelaku melakukan ancaman serius kepada korban, sehingga korban tidak bisa melawan. Mereka mengambil satu unit handphone dan sepeda motor milik korban,” lanjutnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat.
“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengamankan satu pelaku berinisial R (23), warga Gedung Meneng. Yang bersangkutan merupakan residivis kasus pencurian pada tahun 2023,” tegas Kapolsek.
Sementara itu, satu pelaku lain yang diketahui dengan panggilan Bus masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
IPTU Yusrizal menambahkan, saat proses penangkapan, pelaku sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil diamankan berkat kesigapan petugas dan bantuan warga.
“Pelaku sempat berusaha kabur saat diamankan, namun dapat kami gagalkan. Barang bukti milik korban juga berhasil ditemukan di lokasi kebun tebu,” jelasnya.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Menggala untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang masih buron.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat berada di jalan sepi. Jangan mudah percaya dengan modus orang tidak dikenal, meskipun terlihat membutuhkan bantuan,” pungkas IPTU Yusrizal.(Puji)









