
Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Puluhan emak-emak di Dusun Gunung Mas, Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, turun langsung ke jalan menimbun ruas rusak parah secara swadaya, Minggu (17/5/2026).
Aksi gotong royong itu menjadi bentuk protes keras warga terhadap minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur yang selama puluhan tahun dibiarkan hancur tanpa perbaikan.
Dengan peralatan seadanya, warga bahu-membahu menutup lubang menggunakan batu dan tanah yang diambil dari sisi jalan. Kondisi jalan yang dipenuhi kubangan dan rusak berat dinilai membahayakan pengendara serta menghambat aktivitas warga sehari-hari.
Kepala Dusun Gunung Mas, Edi Irawan, mengungkapkan akses jalan sepanjang lebih dari dua kilometer itu hampir 40 tahun tak tersentuh pembangunan. Padahal, jalur tersebut menjadi akses utama penghubung dua kecamatan sekaligus urat nadi ekonomi warga.
Menurut Edi, kerusakan jalan selama ini menyulitkan petani mengangkut hasil panen, menghambat anak-anak menuju sekolah, hingga mengganggu aktivitas warga menuju pasar dan pusat perbelanjaan.
Ia juga menyayangkan janji pembangunan yang disebut-sebut akan direalisasikan pada 2026, namun hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda pengerjaan.
“Warga cuma ingin jalan layak. Kalau tahun ini tetap tidak ada kejelasan, emak-emak siap bergerak lebih besar lagi,” tegas Edi.
Keluhan serupa disampaikan warga bernama Sri. Ia berharap Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan turun langsung melihat kondisi jalan yang menjadi akses vital masyarakat.
Sri menilai pemerintah seharusnya tidak menunggu aksi warga viral terlebih dahulu sebelum turun memperbaiki infrastruktur yang sudah lama dikeluhkan masyarakat. (Gelly/Aceng)









