Pemuda Bertato Nyaris Tewas Diamuk Massa di Abung Selatan

oleh
oleh
Pemuda yang diketahui bernama Robi Irawan, warga Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit Kemuning itu dicurigai hendak membobol rumah warga.

Lampung Utara, Kabarlampung.co – Seorang pemuda bertato berusia 31 tahun nyaris tewas setelah dihajar massa usai diduga masuk ke pekarangan rumah warga di Dusun Tebuk Leban, Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (21/5/2026), pukul 16.00 WIB.

Pemuda yang diketahui bernama Robi Irawan, warga Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit Kemuning itu dicurigai hendak membobol rumah warga. Aksinya terpergok pemilik rumah hingga spontan meneriakinya maling.

Teriakan tersebut langsung memancing puluhan warga berdatangan dan menghakimi pelaku hingga babak belur.

Beruntung, anggota Polsek Abung Selatan segera tiba di lokasi setelah menerima laporan warga dan langsung mengamankan pelaku ke dalam mobil patroli untuk menghindari amukan massa yang semakin beringas.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pelaku saat ini telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Benar, pelaku sudah diamankan anggota Polsek Abung Selatan dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata AKP Ivan Roland Cristofel.

Ivan menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga dalam kondisi mabuk saat memasuki pekarangan rumah warga. Ketika dipergoki pemilik rumah dan ditanya tujuannya, pelaku mengaku sedang dikejar polisi sehingga membuat warga curiga dan meneriakinya maling.

“Diduga pelaku sedang dalam pengaruh minuman atau mabuk. Saat dipergoki pemilik rumah dan ditanya mau apa, pelaku mengaku dikejar polisi. Spontan warga meneriakinya maling,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan sementara, polisi juga mendapati pelaku diduga merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas) tahun 2018 di wilayah Liwa, Lampung Barat.

Sementara itu, Kapolsek Abung Selatan, AKP Mahbub Junaidi mengatakan pelaku sempat dua kali masuk ke area rumah warga sebelum akhirnya diamankan massa.

“Awalnya pelaku yang tidak dikenal masuk ke pekarangan rumah warga. Pertama kali dipergoki anak-anak, kemudian masuk lagi dan dipergoki pemilik rumah,” jelas AKP Mahbub Junaidi.

Usai diamankan polisi, pelaku langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka lebam yang dideritanya. Polisi juga memastikan tidak ditemukan barang bukti saat penggeledahan dilakukan.

“Tidak ada barang bukti yang ditemukan. Saat ini kami masih mendalami motif pelaku masuk ke rumah warga,” tambahnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Serahkan penanganannya kepada polisi agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (Adi/Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.