
Pesawaran, Kabarlampung.co – Rekaman video yang memperlihatkan personel Satresnarkoba Polres Pesawaran nyaris menjadi sasaran amuk massa di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, viral di media sosial.
Dalam video amatir yang diterima tim Kabarlampung, terlihat situasi mencekam saat sejumlah warga mengepung, meneriaki, hingga sempat melakukan aksi kejar-kejaran terhadap beberapa pria yang diduga anggota polisi di lapangan.
Ketegangan memuncak ketika salah satu pria yang diduga personel kepolisian memperlihatkan sepucuk senjata api dan borgol kabel ties saat hendak diamankan warga yang curiga.
Video lain berdurasi 35 detik juga memperlihatkan pengendara yang melintas ikut merekam kericuhan tersebut. Warga bahkan mengira telah terjadi aksi pencurian sepeda motor.
“Maling motor, cok! Yang mana sih malingnya?” teriak seorang wanita dalam video yang beredar.
Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita membenarkan insiden tersebut melibatkan personel Satresnarkoba yang tengah melakukan penangkapan terhadap seorang diduga pengedar narkoba di wilayah Way Lima.
Menurutnya, kericuhan bermula saat target penangkapan melarikan diri menggunakan mobil sambil meneriaki anggota polisi sebagai maling, sehingga memicu kesalahpahaman warga sekitar.
“Warga yang mendengar langsung berkumpul dan mengira mereka matel (mata elang),” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Kapolres menjelaskan, anggota di lapangan sebenarnya telah berusaha menunjukkan identitas mereka kepada warga. Namun situasi baru mereda setelah Kanit Satresnarkoba datang ke lokasi dan memberikan penjelasan.
Meski demikian, kericuhan sempat berujung pada pengerusakan kendaraan milik anggota polisi oleh massa. Selain itu, sebuah airsoft gun milik personel juga sempat diamankan warga.
“Sekarang masih proses pendalaman di Propam Polres, baik terhadap warga maupun anggota yang berada di lapangan,” pungkasnya. (Puji)









