Warga Sidomulyo Pergoki Truk Tangki Diduga Buang Limbah di Permukiman

oleh
oleh
Tangkapan layar peristiwa buang yang diduga limbah,  memicu keresahan warga yang khawatir limbah berbau menyengat itu dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. 

Lampung Selatan, Kabarlampung.co – Warga Dusun Toyibah, Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, menghentikan sebuah truk tangki yang diduga membuang limbah cair di kawasan permukiman, Kamis (23/7/2026).

Peristiwa tersebut memicu keresahan warga yang khawatir limbah berbau menyengat itu dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Aksi warga terekam dalam video amatir yang kemudian beredar di media sosial.

Dalam rekaman itu terlihat sebuah truk tangki bernomor polisi BE 9342 YB dihentikan warga saat berada di lokasi. Truk tersebut juga tampak dikawal sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport bernomor polisi BE 1422 AAY.

Menurut keterangan warga, truk tangki
tersebut diduga merupakan kendaraan milik vendor PT Ciomas Adi Satwa. Sebelum video direkam, sempat terjadi ketegangan antara warga dengan pihak yang berada di lokasi. Warga mengaku aksi protes itu dipicu dugaan pembuangan limbah cair di area permukiman.

Warga juga menyebut dugaan pembuangan limbah bukan kali pertama terjadi. Mereka mengklaim truk tangki serupa telah tiga kali membuang limbah di lokasi tersebut. Bau menyengat yang ditimbulkan membuat warga khawatir limbah tersebut dapat mencemari lingkungan dan memicu gangguan kesehatan.

“Baunya sangat menyengat. Kami khawatir jika terus dibiarkan bisa berdampak buruk bagi kesehatan warga,” ujar Hasbi, salah seorang warga.

Pasca kejadian, perwakilan PT Ciomas Adi Satwa menemui tokoh masyarakat setempat untuk menyampaikan permohonan maaf. Namun, warga menegaskan persoalan tersebut tetap akan dilaporkan kepada instansi berwenang agar dilakukan penyelidikan terkait dugaan pencemaran lingkungan.

Tokoh masyarakat setempat, Romli, mengatakan warga berharap ada tindakan tegas dari pemerintah dan aparat terkait agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, melalui pesan WhatsApp, pihak manajemen PT Ciomas Adi Satwa menyatakan persoalan dengan warga telah diselesaikan secara damai. Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembuangan limbah cair tersebut maupun penjelasan mengenai jenis limbah yang dibuang.

Kasus ini diharapkan segera mendapat penanganan dari instansi terkait untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan pengelolaan limbah serta menghindari dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan masyarakat. (Gelly

Tas Pancing MUrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.