
Pesisir Barat, Kabarlampung.co – Hari keempat Festival Teluk Stabas (FTS) VI Tahun 2026 berlangsung semarak. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat dan Lomba Senam Krui Bebakhong di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Stabas, Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (9/6/2026).
Peserta datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, aparatur pemerintah, organisasi wanita, pelajar hingga komunitas olahraga. Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga dikemas sebagai ruang memperkuat kebersamaan sekaligus mengenalkan identitas budaya Pesisir Barat.
Kegiatan secara resmi dibuka Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardianti Dedi,Turut hadir Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Pesisir Barat Armen Qodar, Ketua I TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat Dea Derika Topani, unsur Forkopimda, kepala OPD, peserta lomba serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Dian mengatakan Senam Krui Bebakhong bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari upaya memperkenalkan identitas dan karakter masyarakat Pesisir Barat melalui gerakan yang sehat, energik, dan penuh semangat.
Menurutnya, senam tersebut mencerminkan karakter masyarakat Pesisir Barat yang aktif, kompak dan memiliki kebanggaan terhadap daerah.
“Kami berharap Senam Krui Bebakhong dapat menjadi media untuk membudayakan pola hidup sehat sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kekayaan dan keunikan Pesisir Barat kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar menjadikan perlombaan sebagai momentum mempererat silaturahmi dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kalah dan menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting semangat, kebersamaan dan dukungan yang diberikan. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan,” katanya.
Dian turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan hingga berlangsung meriah.
Ia berharap rangkaian Festival Teluk Stabas VI tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap promosi pariwisata, budaya dan potensi olahraga Pesisir Barat.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi dengan ditandai pelaksanaan Jalan Sehat dan Lomba Senam Krui Bebakhong yang diikuti ratusan peserta.
Semarak hari keempat FTS VI ini sekaligus memperlihatkan bagaimana olahraga dan budaya dapat menjadi magnet untuk menggerakkan masyarakat serta memperkuat citra Pesisir Barat sebagai daerah tujuan wisata. (Liliana)









