
Bandarlampung, Kabarlampung.co – Sebuah rumah milik warga di RT 18, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandarlampung, ludes dilalap si jago merah pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu bara api dari pembakaran sampah sisa pesta pernikahan yang kembali menyala saat rumah dalam keadaan kosong.
Rumah tersebut diketahui milik Ana dan suaminya. Saat peristiwa terjadi, keduanya sedang berada di kantor kecamatan untuk mengurus administrasi Kartu Keluarga (KK), sehingga tidak ada seorang pun di dalam rumah.
Lurah Way Lunik, Dodi Martalaga, mengatakan sebelum meninggalkan rumah, pemilik sempat membakar tumpukan sampah bekas pesta pernikahan yang berada di samping rumah. Api kemudian telah disiram air dan dianggap padam.
“Menurut keterangan yang kami terima, sebelumnya pemilik rumah membakar sampah bekas pesta pernikahan dan sudah disiram air. Namun diduga masih ada bara api yang tersisa sehingga kembali menyala dan merambat ke bangunan rumah,” kata Dodi Martalaga.
Dodi menjelaskan, api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah bagian rumah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman sambil menunggu bantuan datang.
“Kami mendapat laporan dari Ketua RT setempat. Warga kemudian bergerak membantu memadamkan api agar tidak merembet ke rumah-rumah lainnya,” ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah sedang kosong saat kebakaran terjadi. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Kamar tidur, dapur, dan ruang tengah hangus terbakar dengan luas bangunan terdampak sekitar 8 x 10 meter.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp20 juta,” ungkap Dodi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di musim kemarau yang rentan memicu kebakaran.
“Kami mengingatkan warga agar memastikan api benar-benar padam dan tidak meninggalkan bara sebelum ditinggalkan. Hal seperti ini harus menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (Puji)









